Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 10:06
Pemkab Kuansing Akan Salurkan Bantuan untuk 180 Mahasiswa Kurang Mampu

Selasa, 7 April 2020 02:12
PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang

Senin, 6 April 2020 21:31
Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online

Senin, 6 April 2020 21:02
Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil

Senin, 6 April 2020 17:21
Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang

Senin, 6 April 2020 16:41
Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?

Senin, 6 April 2020 16:22
Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Senin, 6 April 2020 16:14
Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam

Senin, 6 April 2020 16:09
Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional

Senin, 6 April 2020 15:09
PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 8 Oktober 2019 11:44
Gajah Mati di Balairaja, BBKSDA Lakukan Nekropsi

Untuk mengetahui penyebab kematian gajah di Balairaja, BBKSDA Riau lakukan nekropsi bangkai gajah.

Riauterkini-PEKANBARU- Balai Besar KSDA Riau mendapatkan laporan dari masyarakat tentang penemuan bangkai Gajah Sumatera di Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Untuk mengetahui kepastian penyebab kematian Gajah Dita, Balai Besar KSDA Riau menurunkan timnya untuk melakukan Neukropsi terhadap bangkai Gajah tersebut.

Demikian dikatakan Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Selasa (8/10/19). Menurutnya, nekropsi atau bedah bangkai merupakan teknik yang sangat penting dalam penegakan diagnosa penyakit. Sifat pemeriksaan hasil nekropsi, tambahnya, adalah berdasarkan perubahan patologi anatomi.

"Nekropsi adalah tehnik lanjutan dari diagnosa klinik untuk mengukuhkan diagnosa klinik. Hal ini dilakukan agar dapat diketahui penyakit yang diderita gajah dan menjadi sebab kematian gajah," terangnya.

Heru Sutmantoro, Kepala Bidang KS BKSDA Riau mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan bangkai Gajah Sumatera diketahui berjenis kelamin betina. Diperkirakan berumur 25 tahun dengan ciri-ciri fisik ada cacat kaki kiri depan dengan tidak adanya telapak kaki, tidak mempunyai caling/gading, Kondisi membusuk dengan isi perut sudah keluar dan tidak ditemukan adanya luka bekas benda tajam atau kekerasan fisik di tubuh Gajah tersebut.

"Kematian diperkirakan 5 (lima) hari yang lalu, Melihat dari cir-ciri fisiknya, Gajah betina tersebut merupakan anggota kelompok Gajah di Suaka Margasatwa {SM} Balai Raja yang dikenal dengan nama Dita," terang Heru.

Kata Heru, rekam medis gajah Dita adalah upaya yang pernah dilakukan Balai Besar KSDA Riau bersama dengan Vesswic dan HIPAM adalah melakukan kegiatan medis pada gajah tersebut. Pada tahun 2014 tim Balai Besar KSDA Riau menemukan telapak kaki depan sudah putus dan segera dilakukan pengobatan.

Kemudian pada tahun 2016 tim medis Balai Besar KSDA Riau dan Vesswic kembali melakukan pengobatan luka pada kaki Gajah tersebut. Lalu pada tahun 2017 tim medis Balai Besar KSDA Riau dan Vesswic kembali melakukan pengobatan karena kondisi Gajah yang lemah (berjalan sangat lambat).

Pada tahun 2018, tambah Heru, tim medis Balai Besar KSDA Riau kembali melakukan pengobatan sebanyak 2 (dua) kali.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil
- Terus Bertambah, ODP Corona di Kuansing Kini 1379 Orang
- Cegah Corona, Gubri Minta Kabupaten dan Kota Sediakan Masker Gratis untuk Masyarakat
- Serempak, Seluruh Jenjang Sekolah di Bengkalis Diguyur Disinfektan
- Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan
- Seorang Warga Pangkalan Kerinci Dinyatakan Positif Covid-19
- Cegah Karlahut dan Covid 19, Asian Agri Bersama MPA Terapkan Social Distancing dan Digital Technologi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com