Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 13 Juli 2020 21:56
FKPMR Taja Webinar WK Migas Rokan

Senin, 13 Juli 2020 21:49
BNI Raih Bank Internasional Terbaik se-Asia Tenggara Tahun 2020

Senin, 13 Juli 2020 21:46
Pertanyakan Status Lahan KIT, Komisi II Gelar RDP Dengan PT SPP

Senin, 13 Juli 2020 21:43
Dinilai Lamban Tangani Dugaan SPPD Fiktif, Mahasiswa Demo Polres Inhu

Senin, 13 Juli 2020 21:40
Permintaan Audiensi Ditolak Kejati Riau, Mahasiswa Meranti Ancam Akan Kerahkan Massa

Senin, 13 Juli 2020 21:40
Baru 518 Desa Punya Perpustakaan

Senin, 13 Juli 2020 21:39
Bertambah Tiga Kasus, Diantaranya Nenek Berusia 80 Tahun Positif Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 17:53
Bertambah Tiga Kasus, Diantaranya Nenek Berusia 80 Tahun Positif Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 16:27
Ribuan Paket Pasar Murah Mulai Didistribusikan untuk Duri Timur dan Simpang Padang, Bengkalis

Senin, 13 Juli 2020 16:22
Bupati Kuansing Ajak IKKS Selalu Rajut Silaturahmi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Nopember 2019 13:36
Pengecoran Box Proyek Pemprov di Benai, Kuansing Tunggu Tanah Kering dan Kuat

Box proyek provinsi di Benai, Kuansing belum dicor. Menunggu struktur tanah kering dan kuat.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Terkait belum dicornya Box yang terdapat di ruas Jalan Pasar Benai, milik proyek Provinsi karena pihak kontraktor masih menunggu struktur tanah mengering lebih dulu.

"Pengecorannya belum kita lakukan, karena masih menunggu struktur tanah kering dulu, supaya ketika pengecoran tumpuannya menjadi kuat, bukan ada diperlambat," ujar pelaksana proyek lapangan yang enggan disebutkan namanya, Senin (11/11/2019) siang di Telukkuantan.

Menurut pelaksana, kondisi ruas jalan di Pasar Benai ini, baru sekitar dua minggu, bukan sebulan seperti diberitakan sebelumnya. Kondisi ini pun menurutnya, karena dampak hujan sehingga dasar Box menjadi lembek.

"Kalau pun kita cor pada waktu itu percuma, karena dasar tanah berlumpur sehingga sia-sia jika dicor. Kemudian didasar Box ini sebelum juga ada tanah hitam berlumpur, ini juga telah kita kikis habis, sehingga dasar tanah bisa menjadi kuat," jelasnya.

Kemudian menurutnya, sejumlah pemuda yang disebutkan bergotong royong, tidak demikian, tapi itu hanya partispasi, menimbun Jalan yang memang bergelombang.

"Kalau gotong royong tentu masyarakat banyak, ini kan hanya dua orang. Ya sebenarnya miss komunikasi saja, tak ada persoalan," sebutnya.

Dia memastikan, jika struktur tanah telah kuat maka akan dilakukan pengecoran Box segera mungkin, begitupun titik-titik lainnya.

"Kita tentu menginginkan ketahanan yang lebih kokoh, maka kita tunggu dulu kondisi dasarnya mengering. Jadi tak ada unsur memperlambat," tegasnya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Desa Lahang Baru Inhil Lakukan Tanam Sela Kaliandra Merah
- Abrasi Masih Ancaman Serius Pulau Bengkalis
- Diterjang Longsor, 8 Rumah di Seberang Tembilahan, Inhil Ambruk ke Sungai Indragiri
- Bupati Bersama Kapolres Inhil Resmikan Kampung Tangguh Nusantara
- Kapolres Pelalawan Ajak Bersatu Menjaga Kampung
- Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Riau Luncurkan Program Gerakan Jaga Kampung
- Bupati Kuansing Tandatangani MoU Tambang Bebas Mercury dengan Kemen LHK


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com