Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 10 Desember 2019 21:30
Chevron Geology Fieldtrip (2), Sejarah Terbentuknya Danau Singkarak

Selasa, 10 Desember 2019 20:54
Ratusan Anak Dhuafa di Bengkalis Akan Ikuti Sunatan Massal

Selasa, 10 Desember 2019 19:02
Dugaan Oknum ASN Kerap Mangkir, DPRD Inhu Segera Panggil Badan Kesbangpol

Selasa, 10 Desember 2019 18:39
Dukung Program Pemerintah, PT Musim Mas Gelontorkan Bantuan Langsung Pendidikan

Selasa, 10 Desember 2019 18:36
Progres Taman Perkantoran Walikota Sudah 100 persen

Selasa, 10 Desember 2019 17:34
Jawab Keluhan Masyarakat, Dewan dan PUPR Survei Jalan Rusak di Bantan Tengah, Bengkalis

Selasa, 10 Desember 2019 15:14
Undang ke Riau, Gubri dan Rektor UIN Suska Temui Wapres,

Selasa, 10 Desember 2019 15:04
Sembilan Nyawa Melayang, DBD di Bengkalis 838 Kasus

Selasa, 10 Desember 2019 14:49
Jalan Batu Bersurat-Muara Takus Alami Retak-retak

Selasa, 10 Desember 2019 13:14
Viral Kemacetan Lintas Duri - Dumai di Medsos, Kasatlantas : "Tidak Lama, Hanya Hitungan Menit"


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Nopember 2019 13:36
Pengecoran Box Proyek Pemprov di Benai, Kuansing Tunggu Tanah Kering dan Kuat

Box proyek provinsi di Benai, Kuansing belum dicor. Menunggu struktur tanah kering dan kuat.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Terkait belum dicornya Box yang terdapat di ruas Jalan Pasar Benai, milik proyek Provinsi karena pihak kontraktor masih menunggu struktur tanah mengering lebih dulu.

"Pengecorannya belum kita lakukan, karena masih menunggu struktur tanah kering dulu, supaya ketika pengecoran tumpuannya menjadi kuat, bukan ada diperlambat," ujar pelaksana proyek lapangan yang enggan disebutkan namanya, Senin (11/11/2019) siang di Telukkuantan.

Menurut pelaksana, kondisi ruas jalan di Pasar Benai ini, baru sekitar dua minggu, bukan sebulan seperti diberitakan sebelumnya. Kondisi ini pun menurutnya, karena dampak hujan sehingga dasar Box menjadi lembek.

"Kalau pun kita cor pada waktu itu percuma, karena dasar tanah berlumpur sehingga sia-sia jika dicor. Kemudian didasar Box ini sebelum juga ada tanah hitam berlumpur, ini juga telah kita kikis habis, sehingga dasar tanah bisa menjadi kuat," jelasnya.

Kemudian menurutnya, sejumlah pemuda yang disebutkan bergotong royong, tidak demikian, tapi itu hanya partispasi, menimbun Jalan yang memang bergelombang.

"Kalau gotong royong tentu masyarakat banyak, ini kan hanya dua orang. Ya sebenarnya miss komunikasi saja, tak ada persoalan," sebutnya.

Dia memastikan, jika struktur tanah telah kuat maka akan dilakukan pengecoran Box segera mungkin, begitupun titik-titik lainnya.

"Kita tentu menginginkan ketahanan yang lebih kokoh, maka kita tunggu dulu kondisi dasarnya mengering. Jadi tak ada unsur memperlambat," tegasnya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Berencana ke Siak, Waspadai Kerusakan Jalan Provinsi di Sejumlah Titik
- Karyawan PT RAPP dan Warga Kelola Lahan Kosong Jadi Kebun
- BBKSDA Riau Benarkan Ada Jejak Harimau di Tambang
- Polisi Rohil Ungkap Pelaku Maling Minyak Mentah
- Belasan Wartawan Ikuti Fieldtrip Chevron Jejak Minyak Bumi di Sumbar
- Kader HMI 25 Daerah Peduli Lingkungan di Bengkalis
- Eksplorasi Keindahan Mangrove Solop, Disparporabud dan ISSI Inhil Bersiap Taja JES 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com