Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 18:58
Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:10
Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:47
Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:51
Prihatin dengan Kondisi Bocah Penderita TBC di Tualang, DPP-LBLK Berikan Bantuan

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:23
Ringankan Korban Kebakaran di Tualang, DPD LHMR-RMB Siak Salurkan Bantuan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Januari 2020 15:41
Proyek Tuntas, Jalan Kebanggaan Masyarakat Duri Belum Aman Dilalui

Pengerjaan proyek peningkatan Jalan Jendral Sudirman Duri tuntas, sayangnya ada sejumlah kondisi yang bisa memivu kecelakaan pengendara.

Riauterkini - DURI - Meski sejumlah proyek telah usai dilaksanakan, namun menyisakan sejumlah cerita Pro dan Kontra. Seperti proyek peningkatan Jalan Jendral Sudirman, Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang juga menjadi kebanggaan masyarakat Kota berjuluk penghasil minyak bumi senilai Rp 3,5 Milliar.

Ternyata, ruas Jalan Jendral Sudirman yang baru kelar dikerjakan dipenghujung tahun 2019 itu rawan kecelakaan akibat kurang landainya rigid beton yang dilintasi kendaraan bermotor. Disisi lain, beram jalan kedua sisi rigid tersebut juga tampak tinggi hingga rawan terjadinya kecelakaan tunggal kendaraan yang melintas diatasnya.

"Dua malam lalu hampir ada yang lepas kontrol dan hampir jatuh karena terkejut melintas diareal masuk jalan. Kabarnya kurang landai dan ditengah malam ada mobil yang hampir terperosok keberam jalan yang ada ditengahnya itu. Maunya kan ditimbun,"keluh Handi, salah seorang warga pengendara.

Dikatakan Handi, meskinya pengawas proyek jeli dalam menilai pengerjaan proyek itu dan tidak sembarangan meloloskannya tanpa masukan yang berarti.

"Semestinya kan pengawas memberikan saran dan masukan ke rekanan, jangan diam dan tutup mata saja,"tambahnya.

Pantauan dilapangan, hampir seluruh kendaraan yang melintasi proyek pengerjaan yang sempat tertunda dan menjadi polemik dimasyarakat itu, menurunkan drastis kecepatannya dikarenakan kurang landainya rigid beton. Efeknya, jika tidak konsentrasi, tabrakan beruntun pun hampir kerap terjadi.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Polres Bengkalis Tanam 1.500 Batang Mangrove di Pesisir Pantai Pambang
- Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Pemukiman di Kuansing Kebanjiran
- RPK PT Sari Lembah Subur Sukses Padamkan Karhutla di Tanjung Kuyo, Kerumutan
- Ditemukan Warga, Kucing Hutan Dirawat di Klinik Satwa BBKSDA
- LHP Bengkalis Minta Pemerintah Ada Skema Kelola Ekosistem Mangrove yang Libatkan Masyarakat
- Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Duri, Bengkalis Dikepung Banjir
- Kapolri Apresiasi Inovasi Polda Riau dan Forkopimda Riau Dalam Cegah dan Atasi Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com