Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 5 Juli 2020 20:22
HUT BNI Ke 74, Pegawai dan SP BNI Bagikan 146.000 Paket Sembako

Ahad, 5 Juli 2020 18:17
Edar Ganja, Buruh Asal Dumai Diringkus Polres Bengkalis

Ahad, 5 Juli 2020 13:17
Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat

Ahad, 5 Juli 2020 13:14
Silaturahmi dengan Pangdam I BB, Bupati Kuansing Bahas Keamanan Pilkada Hingga Covid - 19

Ahad, 5 Juli 2020 13:06
Plh. Bupati Bengkalis Ingatkan ASN dan Honorer Jangan Dekati Narkoba

Ahad, 5 Juli 2020 11:30
Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan, Sebagian Besar Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Padam

Ahad, 5 Juli 2020 06:35
Videonya Viral di Medsos, Polresta Pekanbaru Amankan Pelaku Penganiayaan Driver Ojol

Sabtu, 4 Juli 2020 18:32
Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:35
Riau Masuk Delapan Nominasi API

Sabtu, 4 Juli 2020 17:20
Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Januari 2020 15:41
Proyek Tuntas, Jalan Kebanggaan Masyarakat Duri Belum Aman Dilalui

Pengerjaan proyek peningkatan Jalan Jendral Sudirman Duri tuntas, sayangnya ada sejumlah kondisi yang bisa memivu kecelakaan pengendara.

Riauterkini - DURI - Meski sejumlah proyek telah usai dilaksanakan, namun menyisakan sejumlah cerita Pro dan Kontra. Seperti proyek peningkatan Jalan Jendral Sudirman, Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang juga menjadi kebanggaan masyarakat Kota berjuluk penghasil minyak bumi senilai Rp 3,5 Milliar.

Ternyata, ruas Jalan Jendral Sudirman yang baru kelar dikerjakan dipenghujung tahun 2019 itu rawan kecelakaan akibat kurang landainya rigid beton yang dilintasi kendaraan bermotor. Disisi lain, beram jalan kedua sisi rigid tersebut juga tampak tinggi hingga rawan terjadinya kecelakaan tunggal kendaraan yang melintas diatasnya.

"Dua malam lalu hampir ada yang lepas kontrol dan hampir jatuh karena terkejut melintas diareal masuk jalan. Kabarnya kurang landai dan ditengah malam ada mobil yang hampir terperosok keberam jalan yang ada ditengahnya itu. Maunya kan ditimbun,"keluh Handi, salah seorang warga pengendara.

Dikatakan Handi, meskinya pengawas proyek jeli dalam menilai pengerjaan proyek itu dan tidak sembarangan meloloskannya tanpa masukan yang berarti.

"Semestinya kan pengawas memberikan saran dan masukan ke rekanan, jangan diam dan tutup mata saja,"tambahnya.

Pantauan dilapangan, hampir seluruh kendaraan yang melintasi proyek pengerjaan yang sempat tertunda dan menjadi polemik dimasyarakat itu, menurunkan drastis kecepatannya dikarenakan kurang landainya rigid beton. Efeknya, jika tidak konsentrasi, tabrakan beruntun pun hampir kerap terjadi.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Kuansing Tandatangani MoU Tambang Bebas Mercury dengan Kemen LHK
- Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona
- Gajah TWA Buluh China Melahirkan
- PT SRL dan Tim Gabungan, serta Masyarakat Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Pekantua
- Polda Riau Himbau PKS Tak Ambil TBS Sawit dari TNTN
- Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman Warga Pinggiran Pekanbaru
- Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Konsesi PT Arara Abadi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com