Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:38
Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu

Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:29
M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR

Sabtu, 22 Pebruari 2020 19:27
Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis Warga Inggris dan Thailand

Sabtu, 22 Pebruari 2020 18:55
Kapal Pesiar Angkut Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis

Sabtu, 22 Pebruari 2020 18:04
Bupati Siak Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Mess Milik PT Arara Abadi

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:33
Baru Dirilis, Tercatat Ada 110 Konsumen di Riau Memesan Suzuki XL7

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:28
Berulang Tahun, RSU Mutia Sari DuriĀ  Gelar Syukuran dan Baksos

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:24
Suzuki XL7 Resmi Hadir di Riau

Sabtu, 22 Pebruari 2020 15:56
Persis Riau Gelar Muswil III

Sabtu, 22 Pebruari 2020 13:17
Menjelang Pilkada Pelalawan 2020, PAN Tetap Prioritaskan Kader


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 27 Januari 2020 16:47
BBKSDA Riau Kembali Selamatkan Gajah Terjerat

Kembali, BBKSDA Riau menyelamatkan gajah berbobot lebih setengah ton yang terjerat.

Riauterkini-PEKANBARU-Penyelamatan satwa Gajah Sumatera kembali dilakukan oleh Balai Besar KSDA Riau. Kali ini pelepasan jerat tali nilon dilakukan di konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Arara Abadi km. 45, KecamatanTalang Muandau, Kabupaten Bengkalis.

Temuan Gajah terjerat, menurut Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Senin (27/1/20) pertama kali terpantau dan dilaporkan oleh pihak perusahaan kepada Balai Besar KSDA Riau sekitar 21 Januari 2020. Tim yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, YTNTN, Forum Konservasi Leuser (drh. Anhar), PT. Arara Abadi dan Volunteer pemerhati Gajah Riau segera diturunkan dan melakukan penelusuran.

"Selama beberapa hari pemantauan dilakukan, akhirnya pada Minggu, 26 Januari 2020 Tim berhasil melakukan penembakan bius terhadap satwa tambun tersebut. Satwa berkelamin jantan, berumur sekitar 4 sampai 5 tahun, dengan berat berkisar 600 kg itupun bisa dibius pada pukul 17.45 wib," terangnya.

Kemudian, tambahnya, Tim segera melakukan pelepasan jerat nilon dan tindakan medis sesuai kebutuhan pengobatan dan proses tersebut selesai dikerjakan pada pukul 20.45 wib.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Polres Bengkalis Tanam 1.500 Batang Mangrove di Pesisir Pantai Pambang
- Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Pemukiman di Kuansing Kebanjiran
- RPK PT Sari Lembah Subur Sukses Padamkan Karhutla di Tanjung Kuyo, Kerumutan
- Ditemukan Warga, Kucing Hutan Dirawat di Klinik Satwa BBKSDA
- LHP Bengkalis Minta Pemerintah Ada Skema Kelola Ekosistem Mangrove yang Libatkan Masyarakat
- Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Duri, Bengkalis Dikepung Banjir
- Kapolri Apresiasi Inovasi Polda Riau dan Forkopimda Riau Dalam Cegah dan Atasi Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com