Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 28 September 2020 21:38
Bunda PAUD Inhil Jadi Pembicara Utama Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Episode 3

Senin, 28 September 2020 21:17
169 Advokat di Pekanbaru Dilantik dan Diambil Sumpah

Senin, 28 September 2020 20:51
Pilih "ES4", Ini yang Bakal Dinikmati Masyarakat di Duri, Bengkalis

Senin, 28 September 2020 20:45
Polda Riau Dalami Dugaan Perambahan Hutan dan Pencucian Uang Sihol Pangaribuan

Senin, 28 September 2020 20:42
Dua Pekan Dirawat, Dokter FH Hutahuruk Meninggal Karena Corona

Senin, 28 September 2020 20:06
Hari Ini, Jubir Covid - 19 Kuansing Rilis 5 Pasien Positif Corona

Senin, 28 September 2020 19:56
Tekan Angka Penyebaran Covid - 19, PDAM TT Cabang Duri Tebar Ratusan Masker

Senin, 28 September 2020 18:47
Kasus Covid-19 di Riau Capai 7 Ribu Lebih

Senin, 28 September 2020 17:48
Jawab Tudingan, Rektor UIN Suska Riau Sampaikan Klarifikasi ke Kemenag

Senin, 28 September 2020 17:31
IPMAKA Resmi Dilantik


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 27 Januari 2020 16:47
BBKSDA Riau Kembali Selamatkan Gajah Terjerat

Kembali, BBKSDA Riau menyelamatkan gajah berbobot lebih setengah ton yang terjerat.

Riauterkini-PEKANBARU-Penyelamatan satwa Gajah Sumatera kembali dilakukan oleh Balai Besar KSDA Riau. Kali ini pelepasan jerat tali nilon dilakukan di konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Arara Abadi km. 45, KecamatanTalang Muandau, Kabupaten Bengkalis.

Temuan Gajah terjerat, menurut Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Senin (27/1/20) pertama kali terpantau dan dilaporkan oleh pihak perusahaan kepada Balai Besar KSDA Riau sekitar 21 Januari 2020. Tim yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, YTNTN, Forum Konservasi Leuser (drh. Anhar), PT. Arara Abadi dan Volunteer pemerhati Gajah Riau segera diturunkan dan melakukan penelusuran.

"Selama beberapa hari pemantauan dilakukan, akhirnya pada Minggu, 26 Januari 2020 Tim berhasil melakukan penembakan bius terhadap satwa tambun tersebut. Satwa berkelamin jantan, berumur sekitar 4 sampai 5 tahun, dengan berat berkisar 600 kg itupun bisa dibius pada pukul 17.45 wib," terangnya.

Kemudian, tambahnya, Tim segera melakukan pelepasan jerat nilon dan tindakan medis sesuai kebutuhan pengobatan dan proses tersebut selesai dikerjakan pada pukul 20.45 wib.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tenggelam Dua Hari Lalu, Jasad Remaja Ditemukan di Muara Sungai Dumai
- Diguyur Hujan Deras, Duri Timur, Bengkalis Banjir
- Basarnas Pekanbaru dan Jambi Laksanakan Public Safety Diver 2020
- Satgas Gaklin Prokes Covid 19 Inhil Bersama Yayasan Vioni Bersaudara Lakukan Penyemprotan Disinfektan
- Gajah Sumatera di PLG Minas Melahirkan
- Lepasliarkan Ikan Pesut, BBKSDA Riau Kerahkan Delapan Perahu dan Dua Jaring
- Tersesat ke Sungai Pelalawan, Ikan Pesut Dievakuasi Tim BBKSDA Riau ke Muara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com