Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 20:53
PSF Chapter Riau Korwil Rohul Bantu Masjid Silaturrahim Wonosri Timur

Ahad, 23 Pebruari 2020 20:23
Proyek WC Dan Menara View Bono Ambruk Sebelum Diserah Terimakan

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:58
Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:10
Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:47
Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 3 Pebruari 2020 12:07
Dua Hari Terombang-ambing di Lautan, Nelayan Bengkalis Ditemukan Selamat

Dua nelayan Pulau Bengkalis ditemukan selamat setelah dia hari terombang-ambing di lautan.

Riauterkini - PEKANBARU - Minggu (02/02/20) kemarin dua nelayan asal Pulau Bengkalis berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan dengan selamat. Sebelumnya, dua orang itu terombang-ambing ditengah laut selama dua hari.

Merujuk informasi dari Basarnas Pekanbaru, keduanya terombang-ambing di laut lantaran mesin kapal yang ditumpanginya mati di perairan Tanjung Jati.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak mengatakan dua nelayan itu bernama Ilyas (50) dan Burhan (47). Dimana mereka berhasil ditemukan di Tanjung Jati itu pada Minggu siang sekitar pukul 11.00 WIB kemarin.

"Kedua korban ditemukan pada titik koordinat 01 41 009 N - 101 43 963 E kurang lebih jarak 8 hingga 10 Notical Mile," terangnya.

Diinformasikan Ilyas, dia bersama rekannya Burhan berangkat memancing pada Sabtu pagi kemarin. Kedua warga Desa Deluk, Kecamatan Bantan itu menggunakan kapal fiber bermesin.

"Tiba-tiba kapal kami mati mesin dan kami terombang-ambing di tengah laut," ujar Ilyas.

Mujur keduanya berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas, BPBD dan Polair Polres Bengkalis yang sebelumnya menerima laporan insiden tersebut sejak Sabtu kemarin.

"Kami bertemu dengan nelayan dan tim SAR Gabungan yang mencari di tengah laut, saya sangat bersyukur karena bisa ditemukan dan selamat," tambah ilyas.

Untuk diketahui, perairan Tanjung Jati dikenal sebagai perairan yang cukup rawan. Sebab, ombak di perairan itu cukup tinggi. ***(Arl)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Polres Bengkalis Tanam 1.500 Batang Mangrove di Pesisir Pantai Pambang
- Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Pemukiman di Kuansing Kebanjiran
- RPK PT Sari Lembah Subur Sukses Padamkan Karhutla di Tanjung Kuyo, Kerumutan
- Ditemukan Warga, Kucing Hutan Dirawat di Klinik Satwa BBKSDA
- LHP Bengkalis Minta Pemerintah Ada Skema Kelola Ekosistem Mangrove yang Libatkan Masyarakat
- Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Duri, Bengkalis Dikepung Banjir
- Kapolri Apresiasi Inovasi Polda Riau dan Forkopimda Riau Dalam Cegah dan Atasi Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com