Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 29 Maret 2020 16:55
Kapolres Bengkalis Ingatkan Masyarakat Jangan Remehkan Imbauan Diam di Rumah

Ahad, 29 Maret 2020 16:28
Sempat PDP, Seorang Anggota DPRD Kuansing Dipastikan Negatif Corona.

Ahad, 29 Maret 2020 16:24
Bahan Pangan di Bengkalis Aman, Masyarakat Usah Risau

Ahad, 29 Maret 2020 11:37
Menimbang Urgensi Lockdown Kota Dumai Sebelum 'Dikuasai' Corona

Ahad, 29 Maret 2020 11:02
Cegah Corona, FPI Kuansing Semprot Disinfektan Sejumlah Masjid

Ahad, 29 Maret 2020 10:08
Warga Siak Serahkan Trenggiling ke Tim BBKSDA Riau

Ahad, 29 Maret 2020 07:32
Dua Hari Diisolasi di RSUD Dumai, Pasien Suspeck Corona Meninggal

Sabtu, 28 Maret 2020 18:21
Cegah Penyebaran Virus, Ikasmansa Bantu Sediakan Fasilitas Cuci Tangan

Sabtu, 28 Maret 2020 17:13
Elemen Masyarakat Sikapi Dampak Sosial Ekonomi Akibat Covid-19 di Rohul

Sabtu, 28 Maret 2020 17:11
Tanggulangi Covid-19, Khairul Umam Lepaskan Satgas PKS Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 Maret 2020 16:09
Ketersediaan APD dan Kebutuhan Pendukung Medis Langka, RSUD Mandau Buka Donasi Covid - 19

RSUD Mandau mengaku kesulitan untuk mendapatkan alat perlindungan diri untuk menangani pasien pengawasan corona. Pihaknya membuka dan menerim donasi.

Riauterkini - DURI - Semakin Horornya penyebaran Virus Covid 19, membuat sejumlah pihak dan masyarakat ketar ketir menghadapinya. Seperti yang terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Sulitnya mendapatkan alat pendukung penanganan pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) harus membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau membuka donasi kepada masyarakat luas dalam bentuk barang.

Diantara barang yang dibutuhkan tersebut adalah multivitamin, susu kotak, helm pelindung wajah (face shield), apron plastic, hand sanitizer, hanscoon/glove gynecology (panjang), masker (N-95 dan bedah), baju tindakan pelindung diri (hazmat), kacamata google (perisai wajah), saring tangan (pendek dan panjang), sepatu boot dan penutup kepala.

Menanggapi pembukaan donasi yang dilakukan RSUD Mandau itu, pro dan kontra tampak hadir akan pengumum yang tersebar melakui pesan singkat WhatsApp maupum media sosial."Masak sih, Rumah Sakit Pemerintah ngemis ke masyarakat meskipun dalam bentuk barang, apa tidak terbalik, meskinya masyarakat yang minta ke Pemerintah,"ujar salah seorang warga yang tidak ingin identitasnya disebutkan.

Direktur RSUD Mandau, drg Sri Sadono Mulyanto saat dikonfirmasi, Senin (23/3/20) membenarkan pembukaan donasi tersebut."Sabar bang, janhan negatif dulu. Itu teman teman dokter kesulitan memenuhi alat perlindungan diri. Kita tidak bisa beli, karena stok kosong. Makanya teman teman menerima donasi dalam bentuk barang untuk membantu,"jelasnya.br>
Dipaparkan Direktur yang akrab disapa Ibeng itu, khusus di Kecamatan Mandau, untuk status ODP Covid 19 berjumlah 15 orang dan status PDP berjumlah 1 orang.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Menimbang Urgensi Lockdown Kota Dumai Sebelum 'Dikuasai' Corona
- Cegah Corona, FPI Kuansing Semprot Disinfektan Sejumlah Masjid
- Warga Siak Serahkan Trenggiling ke Tim BBKSDA Riau
- Dua Hari Diisolasi di RSUD Dumai, Pasien Suspeck Corona Meninggal
- BBKSDA Riau Evakuasi Anakan Beruang Madu Terjerat
- Melawan Corona, DPD IPK Riau Semprot Disinfektan di Sejumlah Rumah Ibadah
- Cegah Corona, PT Musimas Semprot Desinfektan Fasilitas Umum di Pangkalan Kuras


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com