Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 5 Agustus 2020 20:22
Koordinasi dengan KPU Pelalawan, KPID Riau Siap Sukseskan Pilkada Serentak di 9 Kabupaten Kota

Rabu, 5 Agustus 2020 20:14
Sektor Jasa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Riau

Rabu, 5 Agustus 2020 18:15
Bupati Kuansing Launching Peremajaan Sawit Rakyat

Rabu, 5 Agustus 2020 18:01
Bertambah 29, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Terbanyak dari Siak

Rabu, 5 Agustus 2020 15:29
Warga Rohul Tewas Tenggelam di Sungai Kampar Dekat PLTA Koto Panjang

Rabu, 5 Agustus 2020 15:25
Antisipasi Covid-19 Danrem 031/WB Ingatkan Prajurit Kodim 0302 Inhu Tetap Berolahraga

Rabu, 5 Agustus 2020 14:08
Batasi Pertemuan dengan Siswa, SMP Taruna Andalan Pelalawan Belajar Sistem Daring

Rabu, 5 Agustus 2020 14:04
Resmikan SMPN 6 Kuantan Mudik, Bupati Kuansing Harap Lahirkan SDM Unggul

Rabu, 5 Agustus 2020 13:58
Gasak Ratusan Juta Milik Nasabah,
Komplotan Maling Ganjal Tusuk Gigi di Mesin ATM Diringkus Polres Bengkalis


Rabu, 5 Agustus 2020 13:38
Mankir, Polda Jadwal Ulang Pemeriksaan Mantan Anggota DPRD Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Juni 2020 09:06
Dokter Positif Corona, Puskesmas Rumpes Tutup Sementara

Seorang dokter Puskesmas Rumbai Pesisir, Pekanbaru positif corona. Sementara layanan kesehatan dihentikan dan seluruh pegawai jalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Riauterkini-PEKANBARU- Sejak kemarin, Selasa (23/6/20) Puskesmas Rumbai Pesisir, Pekanbaru ditutup. Dijadwalkan penutupan sampai dua hari ke depan. Hal itu dilakukan menyusul adanya seorang dokter yang positif terjangkit Virus Covid-19 atau Corona. Seluruh dokter dan pegawai Puskesmas telah menjalani tes swab dan diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing sampai keluar hasil tes dari RSUD Arifin Achmad.

Kepala Puskesmas Rumbai Pesisir Dince Safrina mengatakan penutupan tersebut untuk mencegah terjadinya penularan Virus Corona lebih luas. Ia juga membantah informasi yang tersebar di media sosial, bahwa dokter dan para pegawai Puskesmas diisolasi di dalam Puskesmas.

“Tidak ada isolasi di dalam Puskesmas. Tidak mungkin isolasi di Puskesmas. Tidak ada tempat tidur dan sarana penunjangnya. Malah berbahaya. Tidak bisa jaga jarak,” tuturnya menjawab riauterkini melalui telephon, Rabu (24/6/20).

Dijelaskan Dince, bahwa para dokter dan pegawai Puskesmas memang sempat tidak boleh pulang, tetapi bukan untuk diisolasi di Puskesmas, melainkan untuk menunggu tim yang akan melakukan tes swab kepada mereka. Setelah tes swab tuntas, mereka dipersilahkan pulang dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Khusus dokter yang positif, kebetulan tinggalnya di Rimbo Panjang (Kampar.red), karena itu sekarang dirawat di RS Madani Jalan Garuda Sakti, “ demikian penjelasan Dince.***(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Inhil Tinjau Lokasi Longsor di Kecamatan Tembilahan Hulu
- Kawanan Gajah Sambangi Kebun Sawit Warga Semunai
- Dinas PUPRKPP Riau Perbaiki Portal Jembatan Letton yang Nyaris Tumbag
- Belum Diumumkan Sebagai Kakan Kemenag, Hasil Tracking MR Ada Warga Pelalawan Tertular Corona
- Ayo, Uji Nyali di Derasnya Jeram Sungai di Pangkalan Indarung, Kuansing
- Bangun Pusat Konservasi Harimau Sumatera, BBKSDA Riau MoU dengan Yayasan Arsari Djojohadikusumo
- PKS PT SIPP Duri Diduga Picu Polusi, RSF Sebut Kesehatan Masyarakat Harus Dijaga


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com