Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 3 Agustus 2020 21:25
Jelang Diresmikan Jokowi, 248 Titik CCTV Dipasang Dijalan Tol Permai

Senin, 3 Agustus 2020 20:45
Sri Barat Diyakini Berpotensi Sapu Bersih Dukungan Swing Voters di Pilkada Bengkalis

Senin, 3 Agustus 2020 20:21
Pilkada 2020, PWI Bengkalis Terbuka dengan Seluruh Kandidat

Senin, 3 Agustus 2020 19:38
Demokrasi di Riau Kategori Level Sedang

Senin, 3 Agustus 2020 19:11
Bertambah 50, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Terbanyak dari Rohil

Senin, 3 Agustus 2020 18:19
Bapenda Pekanbaru Sembelih 9 Ekor Hewan Kurban

Senin, 3 Agustus 2020 17:31
21 Warga Positif Covid 19, Polilklinik Rawat Jalan RSUD Rohil Tutup Sementara

Senin, 3 Agustus 2020 17:03
Pengunduran Diri Kepsek SMPN Ditolak Pemkab Inhu

Senin, 3 Agustus 2020 16:18
Nostalgia Pewarta, Bagus Santoso Sambangi PWI Bengkalis

Senin, 3 Agustus 2020 15:35
Distan Bengkalis Berkurban Tiga Sapi dan Dua Kambing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 Juni 2020 13:52
Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman Warga Pinggiran Pekanbaru

Pemukiman warga di kawasan pinggiran Kota Pekanbaru dalam bahaya. Terancam kebakaran lahan.

Riauterkini - PEKANBARU - Hendak melaksanakan sholat Zuhur, warga Perumahan Alam Surya, RT 04 RW 09, Kelurahan Air Putih, Tampan, justru dihebohkan dengan munculnya api yang menghanguskan semak belukar, Selasa (30/06/20). Api tersebut justru terus membesar akibat diterpa angin dan keringnya semak belukar yang terdapat di lahan tepat berseberangan dengan pemukiman warga.

Ketua RT 04 RW 09, Jon Aguspal kepada riauterkini.com menjelaskan, api pertama muncul sekitar pukul 12.20 tepatnya saat azan Zuhur di kumandangkan di musollah yang hanya berjarak puluhan meter dari lokasi itu.

" Api muncul pertama di bawah tower Sutet. Gak tau pas saya mau ke musollah tiba- tiba api sudah besar. Jadi, kami belum jadi sholat langsung memadamkan api bersama warga," katanya.

Diterangkan Jon, Ia bersama warga bergegas memadamkan api itu lantaran lahan yang terbakar tak jauh dari rumah warga. " Takutnya kita merambat ke rumah warga, jadi kita tadi sempat mengundang warga dengan pengeras suara yang ada di musollah untuk membantu pemadaman," bebernya.

Tambahnya lagi, saat ini api memang sudah tidak besar seperti sebelumnya. Namun, masih tampak membara dan justru menuju pemukiman warga yang berada di sebelahnya.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran lahan ini. Sementara pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat kelurahan setempat untuk mendatangkan tim pemadam kebakaran guna membantu memadamkan api tersebut.***(arl)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Dinas PUPRKPP Riau Perbaiki Portal Jembatan Letton yang Nyaris Tumbag
- Belum Diumumkan Sebagai Kakan Kemenag, Hasil Tracking MR Ada Warga Pelalawan Tertular Corona
- Ayo, Uji Nyali di Derasnya Jeram Sungai di Pangkalan Indarung, Kuansing
- Bangun Pusat Konservasi Harimau Sumatera, BBKSDA Riau MoU dengan Yayasan Arsari Djojohadikusumo
- PKS PT SIPP Duri Diduga Picu Polusi, RSF Sebut Kesehatan Masyarakat Harus Dijaga
- KKN UR Desa Pauh Angit, Kuansing Racik Jamu Herbal Penangkal Covid - 19
- Tercemar Limbah PKS PT SP, Air Sungai Kerumutan di Pelalawan Sehitam Oli Bekas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com