Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Januari 2021 21:29
4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Kuansing Bertambah 8 Orang

Jum’at, 15 Januari 2021 21:02
Tunaikan Kewajiban Demokrasi, Ketua KPU Bengkalis Ikut Nyoblos Anggota BPD

Jum’at, 15 Januari 2021 19:39
Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam

Jum’at, 15 Januari 2021 18:13
Tahun Anggaran Berakhir, Proyek Jalur Dua Airmolek Inhu Tetap Dikerjakan

Jum’at, 15 Januari 2021 18:03
Polda Riau Periksa 13 Saksi Terkait Sampah di Pekanbaru

Jum’at, 15 Januari 2021 17:44
Bertambah 170, Total Kasus Covid-19 di Riau Tembus 27 Ribu Lebih

Jum’at, 15 Januari 2021 17:17
H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui

Jum’at, 15 Januari 2021 17:16
Mulai Hari Ini APBD Bengkalis 2021 Sudah Bisa Digunakan

Jum’at, 15 Januari 2021 17:03
Polisi Bekuk Jambret Anak Pejabat Tinggi Polda Riau

Jum’at, 15 Januari 2021 11:01
Iwan Patah Sebut Banjir Menahun di Pekanbaru Akibat tak Punya Master Plan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 Agustus 2020 08:29
Minim Pertumbuhan Awan Picu Suhu Riau Memanas

Beberapa hari terakhir udara di Pekanbaru sekitarnya memanas. Dipicu minimnya pertumbuhan awan.

Riauterkini-PEKANBARU-Marzuki, Kepala Seksi Data dan Informasi StaMet Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Senin (10/8/20) mengatakan bahwa terkait dengan suhu udara di Pekanbaru terasa panas berapa hari ini, ada dua hal yang mempengaruhinya.

Pertama, tambahnya, memang pada saat ini di Riau sedang mengalami musim kemarau. Dari pantauan BMKG StaMet Pekanbaru melalui satelit dan radar cuaca pertumbuhan awan juga sangat kurang.

"Hal itu menyebabkan radiasi matahari langsung ke bumi tanpa ada penghalang. Biasanya radiasi matahari tersebut sebagian terhadang awan sebelum sampai kepermukaan bumi," terangnya.

Citra Radar cuaca hari Ahad (9/8/20) pertumbuhan awan hanya terpantau di sebagian wilayah kabupaten kepulauan Meranti.

Terkait meningkatnya suhu udara, Marzuki mengatakan dari hasil observasi BMKG, suhu Maksimum tercatat masih kisaran 35 derajat celsius.

"Belum masuk kategori ekstrim," tandasnya.

Marzuki menambahkan, prakiraan cuaca Provinsi Riau, Senin 10 Agustus 2020 menunjukan Pagi hari Cerah - Cerah Berawan. Potensi hujan ringan bersifat tidak merata di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Sedangkan siang hari Cerah berawan – Berawan.

" Sore hingga Malam hari Cerah Berawan - Berawan. Berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Siak," pungkasnya.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- DR M Ikhsan Dedahkan Konsep Penanggulangan Banjir Pekanbaru
- Tim BBKSDA Usir Gajah Keluyuran di Pemukiman Warga Kuala Terusan, Pelalawan
- Bupati Kuansing Imbau Warga Waspada dengan Kondisi Cuaca
- Intensitas Hujan Tinggi, KPBD Inhu Imbau Warga Waspadai Banjir
- Intensitas Tinggi, BPBD Ingatkan Warga Waspada Banjir
- Jaga Lingkungan, SPRMII Pekanbaru Bersihkan Sungai Siak
- Dua Gajah Liar Rusak Sawit Warga Kuala Terusan, Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com