Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 5 Desember 2020 19:40
Prajurit Bintara dan Tamtama Remaja Baru Kodim 0314 Inhil Jalani Latorlan BDM

Sabtu, 5 Desember 2020 19:37
Jabatan Kajati Berkualifikasi Pemantapan Tahun 2020,
Kepala Kejati Riau Raih Peringkat Pertama


Sabtu, 5 Desember 2020 19:00
Jumlah Pasien Sehat Covid-19 Lebih Banyak Dibanding Positif

Sabtu, 5 Desember 2020 15:28
Pasien Positif Covid-19 di Kuansing Hari ini Kembali Nihil

Sabtu, 5 Desember 2020 15:27
Ibunda Pj. Bupati Tutup Usia, Dandim 0303/Bengkalis Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 5 Desember 2020 15:06
Pilkada, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Paslon Patuhi Aturan

Sabtu, 5 Desember 2020 14:51
726 Lulusan Umri Diwisuda, Acrom Casani Tampil sebagai Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 5 Desember 2020 13:25
Optimis Menangi Pilkada Pelalawan, Tim HT Fokus Kawal Pencoblosan 9 Desember

Sabtu, 5 Desember 2020 12:44
Polres Inhil Gelar Pengamanan Perlintasan Persepeda di Tembilahan

Sabtu, 5 Desember 2020 12:41
Kabur ke Sumbar, Polda Riau Tangkap Pelaku Penganiaya Guru Ngaji Pesantren TDM


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 8 Nopember 2020 11:24
Diguyur Hujan Lebat Desa Rambahan Kuansing Banjir

Puluhan rumah warga Rambahan, Kuansing terendan. Banjir dipicu hujan deras turun semalam.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Akibat hujan deras melanda sejumlah wilayah Kuansing, Sabtu (7/11/2020) malam, mengakibatkan anak Sungai Batang Pangean meluap hingga menyebabkan banjir di Desa Rambahan, Kecamatan Logas Tanah Darat.

Sedikitnya sekitar 80 rumah milik penduduk terendam banjir, kedalamannya diperkirakan mencapai lebih kurang 1 meter.

Kades Rambahan, Ali Nasri, saat dikonfirmasi juga membenarkan kondisi banjir yang melanda desanya akibat hujan deras yang melanda tadi malam.

Beruntungnya dari kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya saja pemukiman penduduk telah digenangi air hingga sampai ke dalam rumah.

"Tidak ada korban jiwa, kedalaman air diperkirakan setinggi satu meter. Rumah penduduk yang terendam sebanyak 80 KK," jelas Ali Nasri, Ahad (8/11/2020) pagi.

Sungguhpun tidak ada korban jiwa kata Ali Nasri, namun saat ini aktifitas masyarakat terhenti, karena warga menyelamatkan sejumlah peralatan yang digenangi air.

Ali Nasri, saat ini menyangsikan jika kembali terjadi hujan susulan, sehingga mengakibatkan air kembali meluap melebihi ketinggian dari kondisi sekarang.

"Semoga tidak terjadi hujan susulan seperti semalam yang begitu deras. Namun, kita tetap siaga untuk menjaga kemungkinan diluar dugaan," pungkasnya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Rambah Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Di-Legal Standing
- DLHK Pekanbaru Ajak Seluruh Masyarakat Nabung Sampah
- Kementerian LHK Berikan Penghargaan Lifetime Achievement Award kepada Alm Haidir Anwar Tanjung
- Bupati Kuansing Imbau Warga Waspada Banjir
- Berita dan Video,
Masyarakat Rohil Diimbau Waspada Terhadap Banjir

- Polda Riau dan Gakkum KLHK Tindak Puluhan Sawmill Penampung Kayu Ilegal dari SM Rimbang Baling
- Sahabat Tagana Pantau Debit Air, Warga Diminta Waspada Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com