Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 5 Desember 2020 19:37
Jabatan Kajati Berkualifikasi Pemantapan Tahun 2020,
Kepala Kejati Riau Raih Peringkat Pertama


Sabtu, 5 Desember 2020 19:00
Jumlah Pasien Sehat Covid-19 Lebih Banyak Dibanding Positif

Sabtu, 5 Desember 2020 15:28
Pasien Positif Covid-19 di Kuansing Hari ini Kembali Nihil

Sabtu, 5 Desember 2020 15:27
Ibunda Pj. Bupati Tutup Usia, Dandim 0303/Bengkalis Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 5 Desember 2020 15:06
Pilkada, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Paslon Patuhi Aturan

Sabtu, 5 Desember 2020 14:51
726 Lulusan Umri Diwisuda, Acrom Casani Tampil sebagai Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 5 Desember 2020 13:25
Optimis Menangi Pilkada Pelalawan, Tim HT Fokus Kawal Pencoblosan 9 Desember

Sabtu, 5 Desember 2020 12:44
Polres Inhil Gelar Pengamanan Perlintasan Persepeda di Tembilahan

Sabtu, 5 Desember 2020 12:41
Kabur ke Sumbar, Polda Riau Tangkap Pelaku Penganiaya Guru Ngaji Pesantren TDM

Sabtu, 5 Desember 2020 10:24
Utusan Riau Juara III Seleksi Abdiyasa Teladan Tingkat Nasional


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Nopember 2020 09:37
Banjir Meluas di Dua Kecamatan, Pj Bupati Kuansing Serukan Kewaspadaan

Pejabat Bupati Kuansing menyerukan warga tingkatkan kewaspadaan. Bersiaga karena banjir meluas.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Akibat hujan lebat yang melanda wilayah Kuansing, menyebabkan meluapnya Sungai Petapahan, di Kecamatan Gunung Toar, sebanyak 258 buah rumah terendam banjir.

Mengingat tidak menentunya cuaca saat ini Pj Bupati Kuansing Roni Rakhmat, S.STP. MSi meminta masyarakat agar selalu waspada.

Banjir yang melanda kata PJs terdapat di dua Kecamatan Logas Tanah Darat, Desa Rambahan dan Kecamatan Gunung Toar, Desa Petapahan. Desa Rambahan sebanyak 80 rumah warga terendam banjir, Petapahan sebanyak 258 rumah.

Banjir di dua Kecamatan ini menurutnya memang menjadi langganan setiap hujan turun. Walau kadang tidak lama, namun menghambat aktifitas masyarakat.

 Kepala Desa Petapahan, Syafrilis mengatakan bahwa bajir yang terjadi di Petapahan ini merupakan banjir musiman yang terjadi setiap musim hujan. Hal yang sama juga diakui Kades Rambahan, Ali Nasri.

    "Tadi pemerintah desa sudah menyalurkan bantuan berupa mie instan dan minuman air mineral. Kami sudah melaporkan ke pihak Kecamatan," kata Syafrilis.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Rambah Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Di-Legal Standing
- DLHK Pekanbaru Ajak Seluruh Masyarakat Nabung Sampah
- Kementerian LHK Berikan Penghargaan Lifetime Achievement Award kepada Alm Haidir Anwar Tanjung
- Bupati Kuansing Imbau Warga Waspada Banjir
- Berita dan Video,
Masyarakat Rohil Diimbau Waspada Terhadap Banjir

- Polda Riau dan Gakkum KLHK Tindak Puluhan Sawmill Penampung Kayu Ilegal dari SM Rimbang Baling
- Sahabat Tagana Pantau Debit Air, Warga Diminta Waspada Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com