Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 5 Desember 2020 15:28
Pasien Positif Covid-19 di Kuansing Hari ini Kembali Nihil

Sabtu, 5 Desember 2020 15:27
Ibunda Pj. Bupati Tutup Usia, Dandim 0303/Bengkalis Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 5 Desember 2020 15:06
Pilkada, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Paslon Patuhi Aturan

Sabtu, 5 Desember 2020 14:51
726 Lulusan Umri Diwisuda, Acrom Casani Tampil sebagai Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 5 Desember 2020 13:25
Optimis Menangi Pilkada Pelalawan, Tim HT Fokus Kawal Pencoblosan 9 Desember

Sabtu, 5 Desember 2020 12:44
Polres Inhil Gelar Pengamanan Perlintasan Persepeda di Tembilahan

Sabtu, 5 Desember 2020 12:41
Kabur ke Sumbar, Polda Riau Tangkap Pelaku Penganiaya Guru Ngaji Pesantren TDM

Sabtu, 5 Desember 2020 10:24
Utusan Riau Juara III Seleksi Abdiyasa Teladan Tingkat Nasional

Sabtu, 5 Desember 2020 08:12
Merasa Difitnah, Hendri Along Bersiap Lapor ke Polisi

Sabtu, 5 Desember 2020 07:25
Diduga Ungkapan SARA, Timses AMAN Diperiksa Polda Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Nopember 2020 15:08
Sungai Batang Pangean Meluap, 50 Rumah Warga Logas, Kuansing Terendam

Giliran puluhan rumah warga Logas, Kuansing kebanjiran. Terendam luapan Sungai Batang Pangean.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Sebanyak 50 KK rumah warga terendam banjir di Desa Perhentian Luas, Kecamatan Logas, akibat meluapnya Sungai Batang Pengean, usai diguyur hujan lebat, Senin (10/11/2020) malam.

"Sekitar 50 KK yang terendam banjir setelah kami data, awalnya hanya 22 KK, kemudian terus bertambah hingga mencapai 50 rumah, karena bertambahnya debit air," ujar Kadus Perhentian Luas, Rasidi, Selasa (10/11/2020).

Selain anak Sungai Batang Pangean, debit air Sungai Kalalo, kata Rasidi, juga meluap dan merendam 4 buah rumah, termasuk ke dalam 50 buah rumah yang didata.

Ia menuturkan, banjir disebabkan hujan deras tadi malam hingga meluapnya anak Sungai. Menurut Rasidi, banjir biasanya akan surut sore harinya jika tidak ada hujan susulan.

"Biasanya sore sudah surut, kalau tidak ada hujan susulan. Kita berharap hujan tidak lagi turun seperti semalam, agar masyarakat bisa beraktivitas kembali," harapnya.

Beruntungnya kata Rasidi, kejadian ini tidak ada menimbulkan korban jiwa, warga juga berhasil menyelamatkan sejumlah peralatan perkakas rumah sebelum air meluap lebih besar.

Sementara pihak Kecamatan sebelumnya telah melakukan peninjauan di Desa Rambahan, sebelum banjir melanda Desa Perhentian Luas.

Di Desa Rambahan, Senin malam air sudah menyusut, namun akibat hujan susulan air kembali merendam sejumlah rumah warga.
"Sebelumnya Pjs Bupati dan pihak Kabupaten lainnya, juga sudah meninjau banjir ke lokasi sekaligus menyerahkan bantuan," ungkap Rasali.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Rambah Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Di-Legal Standing
- DLHK Pekanbaru Ajak Seluruh Masyarakat Nabung Sampah
- Kementerian LHK Berikan Penghargaan Lifetime Achievement Award kepada Alm Haidir Anwar Tanjung
- Bupati Kuansing Imbau Warga Waspada Banjir
- Berita dan Video,
Masyarakat Rohil Diimbau Waspada Terhadap Banjir

- Polda Riau dan Gakkum KLHK Tindak Puluhan Sawmill Penampung Kayu Ilegal dari SM Rimbang Baling
- Sahabat Tagana Pantau Debit Air, Warga Diminta Waspada Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com