Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin

Rabu, 14 April 2021 09:44
Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala

Rabu, 14 April 2021 09:43
Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras

Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 5 Maret 2021 11:26
Petugas Kesulitan Air Padamkan Karla di Bengkalis

Petugas gabungan terus berjibaku mengendalikan kebakaran lahan. Dilaporkan 11 titik lokasi kebakaran dan sebagian terus meluas petugas kesulitan air.

Riauterkini-BENGKALIS- Kebakaran lahan (Karla) di Kabupaten Bengkalis masih terjadi. Petugas masih berjibaku lakukan upaya pengendalian dan kesulitan air untuk memadamkan api.

Hingga Kamis (4/3/21) kemarin, dilaporkan terjadi beberapa titik kebakaran.

Berdasarkan rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis musibah Karla diantaranya, memasuki hari kelima terjadi di lahan semak belukar di perbatasan PT. Priatama Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat. Petugas masih melakukan pendinginan yang masih ada titik- titik asap dan juga mengerahkan alat berat.

Kemudian, Karla terjadi penambahan satu titik menjadi dua titik di Kecamatan Bantan, yakni di Dusun Permai Desa Pambang Pesisir. Untuk hari keenam ini petugas yang tergabung melakukan pendinginan di titik bekas terbakar yang masih meninggalkan titik asap.

"Ada beberapa embung yang digali dengan alat berat denganĀ  dengan inten 4x4x4 meter dengan jarak 500 meter sudah berjumlah 5 embung dan keadaan air pada embung tersebut minim hanya bisa bertahan 30 menit dalam melakukan penyedotan air untuk pemadaman dan pendinginan," terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) H. Tajul Mudarris, Kamis (4/3/21).

Lokasi kedua yang muncul titik api di Dusun Sungai Buyung, Desa Kembung Luar. Petugas dengan memblock kepala api dan membuat pemadaman dengan cara mengelilingi lahan terbakar tersebut agar tidak melebar dan dilanjutkan dengan pendinginan agar api tidak hidup kembali. Kondisi sumber air di TKP tidak terlalu banyak hanya bisa dikatakan sedikit dan pendinginan akan dilanjutkan besok.

Selanjutnya, musibah Karla di Kecamatan Bengkalis Dusun Simpang Baru Desa Teluk Latak dan Desa Meskom sudah memasuki hari keempat, petugas gabungan masih terus melakukan koordinasi dan pemadaman, satu unit alat berat diturunkan untuk mebuat sekat api dan embung air.

"Alat berat masih terus melakukan penggalian embung untuk mencari sumber air dan membuat sekat batas agar kepala api tidak menyebar luas sampai saat ini penggalian sudah 8 buah embung kedalaman 4 Meter dan semua tidak memiliki air yang cukup untuk melakukan pemadaman," tambah Kalaksa.

Di Kecamatan Talang Mandau, Desa Tasik Serai kawasan hutan Giam Siak Kecil luas lahan lebih dari 30 hektar. Tim gabungan masih terus melakukan pemadaman dan menuju lokasi perjalanan kaki 5 kilometer.

"Lokasi kecamatan Bhatin Solapan ada dua tempat, Desa Buluh Manis seluas 2 Ha, Desa Petani. Kemudian di Kecamatan Pinggir juga ada dua titik api, di Desa Buluh Apo memasuki hari kedelapan dan Karla di Dusun Pamesi, Desa Pangkalan Libut, kendala yang dihadapi tim gabungan adalah minimnya sumber air," katanya lagi.***(dik)

Foto/Istimewa : Petugas memadamkan api di tengah kepulan asap Karla, Kamis (4/3/21).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras
- Anomali Cuaca, BMKG Ingatkan Warga Kuansing Potensi Angin Kencang Lanjutan
- Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon
- Ditinggal Kekebun, Rumah Warga Duri Ludes Dilalap Api
- Warga Batang Nilo, Pelalawan Desak PT Adei Platation Kembalikan Lahan Pemakaman
- Belasan Kawanan Gajah Liar Rusak Perkebunan Milik Warga di Kuansing
- Raih 955 Poin, Kepala.DPPPA Optimis Pekanbaru Boyong KLA Utama di HAN 2021


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com