Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 5 Mei 2021 22:23
Tekan Angka Laka dengan Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 5 Mei 2021 20:04
Dukung Satgas RAFI 2021, PGN Pastikan Keamanan Infrastruktur dan Layanan Gas Bumi

Rabu, 5 Mei 2021 20:03
ASN Pemprov Diberi Waktu Memarkirkan Kendaraan Dinasnya Hingga Pukul 21.00

Rabu, 5 Mei 2021 20:01
Resmi, Budi Santoso Jabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Inhu

Rabu, 5 Mei 2021 19:32
Bupati Bengkalis dan Kapolres Tanam Cabai Merah

Rabu, 5 Mei 2021 18:00
Antisipasi Kekosongan, DPRD Inhu Minta Pj Bupati Segera Tunjuk Pj Kades

Rabu, 5 Mei 2021 17:53
DPRD Pekanbaru Minta Walikota Evaluasi Kadiskes

Rabu, 5 Mei 2021 17:42
Kapolres Inhil Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 Bagi Lansia

Rabu, 5 Mei 2021 17:02
Puluhan Warga Terjaring Penegakan Hukum Prokes

Rabu, 5 Mei 2021 16:31
Alhamdulillah, Baznas Bengkalis Salurkan Zakat Konsumtif Rp360 Juta untuk 1.200 Mustahik


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 April 2021 07:42
Anomali Cuaca, BMKG Ingatkan Warga Kuansing Potensi Angin Kencang Lanjutan

Cuaca sedang anomali. Karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat Kuansing pada ancaman angin kencang bisa kembali terjadi.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi angin kencang disertai hujan, kilat dan petir bisa kembali terjadi akibat anomali cuaca.

Sebelumnya Kamis (8/4/2021) malam sejumlah wilayah di Kuansing, diterpa angin kencang, hujan deras serta petir, hingga merusak atap rumah dan fasilitas umum lainnya akibat angin.

Koordinator Data dan Informasi Badan BMKG Pekanbaru, Marzuki dikonfirmasi terkait fenomena angin kencang di Kuansing, Jumat (9/4/2021) lalu.

" Bencana angin kencang maupun puting beliung kerap terjadi pada saat pancaroba," ujarnya.

Karena pada fase ini menjadi peralihan dari musim penghujan menuju kemarau maupun sebaliknya, dari musim kemarau menuju penghujan.

"Cuaca buruk memang rentan terjadi saat pancaroba, seperti angin kencang. Karena masa transisi dari musim kemarau ke hujan, pasti seperti ini," jelasnya.

Sekarang ini kata Marzuki, kondisi cuaca di Riau memasuki musim penghujan pertama atau awal musim. Termasuk Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu.

"Kuansing dan Inhu mulai masuk. Maka berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Terutama di sore dan malam hari," terangnya.

Awal musim hujan pertama ini katanya, akan terjadi hingga akhir bulan April mendatang. Setelah itu bulan Mei mendatang Riau kembali memasuki masa pancaroba memasuki musim kemarau.

"Bulan Juni sudah masuk musim kemarau," katanya.

Menurutnya, ada tanda - tanda alam yang berpotensi hujan deras disertai petir dan angin kencang. Diantaranya, apabila terjadi cuaca siang hari cukup panas dan udaranya agak pengap. Kemudian pada sore dan malam hari terlihat pertumbuhan awan drastis yang berkumpul.

"Awan-awan hitam cukup cepat menutupi awan. Maka kita harus waspada. Di rumah saja. Atau kalau pas di luar rumah cari tempat yang amanlah," himbaunya.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Angin Kencang Terjang Kuansing, Mobil Boks Hancur Tertimpa Pohon
- Tenggelam di Obyek Wisata Pukau Cinta, Dua Bocah Terus Dicari
- Warga Kuansing Diimbau Menjaga Pohon Hias Kota
- Demi Lingkungan, Warga Kuansing Dihimbau Batasi Gunakan Kantong Plastik
- Warga Dievakuasi, Banjir di 6 Wilayah Pekanbaru Meningkat
- 2021, Kasus DBD di Kuansing Cenderung Menurun
- Pemkab Bengkalis Janji Perbaiki Kerusakan Jalan Gajah Mada Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com