Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Mei 2021 19:56
Bertambah 513, Total Kasus Positif Covid-19 di Riau Capai 51.046

Kamis, 13 Mei 2021 18:53
Bupati Zukri Imam dan Khatib Sholat Id Keluarga di Depan Rumdis

Kamis, 13 Mei 2021 17:50
Warga Bengkalis Meninggal Dunia Positif Covid-19 Kembali Bertambah

Kamis, 13 Mei 2021 17:00
Beredar Surat Kadin Bengkalis Minta Minuman Kaleng Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 16:25
849 Warga Binaan Rutan Pekanbaru Dapatkan Remisi Khusus Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 16:05
Pelaksanaan Sholat Ied di Pangkalan Kuras Dapat Pengamanan Kepolisian

Kamis, 13 Mei 2021 15:34
Libatkan Tokoh Agama, Polsek Bunut Apresiasi Pelaksanaan Sholat Ied Sesuai Prokes

Kamis, 13 Mei 2021 14:50
Polsek Pangkalan Lesung Pantau Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 14:44
Kapolsek Ukui Imbau Jemaah Soal Prokes

Kamis, 13 Mei 2021 14:39
Kapolsek Bandar Sei Kijang Pantau Masyarakat di Pos Penyekatan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 April 2021 16:04
Puluhan Makam di TPU Payung Sekaki Pekanbaru Amblas

Pemandangan tak lazim muncul di TPU Payung Sekaki Pekanbaru. Puluhan makam amblas.

Riauterkini - PEKANBARU - Puluhan makam yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Payung Sekaki, Pekanbaru amblas. Diperkirakan makam tersebut amblas lantaran diguyur hujan dengan itensitas cukup tinggi yang terjadi sejak kemarin.

Petugas makam, Abdul Aziz menjelaskan makam tersebut amblas dengan kedalaman yang bervariasi. Mulai dari 30-50 cm. "Rata-rata yang amblas makam baru. Usianya dibawah 1 bulan. Bahkan ada yang dua hari," paparnya, Sabtu (17/04/21).

Dikatakannya, selain diguyur hujan diperkirakan makam tersebut belum padat saat proses pemakaman. "Kalau dipadatkan tidak amblas, kan ada itu yang tidak amblas karena dipadatkan," tuturnya.

Saat ini perbaikan makam dilakukan sendiri oleh keluarga atau ahli waris. "Melihat kejadian ini kita minta keluarga untuk datang dan melakukan perbaikan," imbuhnya.

Sementara, Febri yang merupakan salah satu ahli waris mengatakan, amblasnya makam mertuanya yang baru 4 hari dimakamkan amblas lantaran diguyur hujan yang terjadi sejak kemarin.

"Tadi pagi habis subuh kita ke sini. Karena ada firasat dan ternyata benar. Kita sudah lakukan perbaikan dan kita padatkan takutnya hujan dan amblas lagi," katanya.

Dari pemantauan, tanah makam yang amblas tepat di liang makam tersebut. Bahkan ada juga yang kayu nisannya ikut terbawa tanah yang amblas.***(arl)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Angin Kencang Terjang Kuansing, Mobil Boks Hancur Tertimpa Pohon
- Tenggelam di Obyek Wisata Pukau Cinta, Dua Bocah Terus Dicari
- Warga Kuansing Diimbau Menjaga Pohon Hias Kota
- Demi Lingkungan, Warga Kuansing Dihimbau Batasi Gunakan Kantong Plastik
- Warga Dievakuasi, Banjir di 6 Wilayah Pekanbaru Meningkat
- 2021, Kasus DBD di Kuansing Cenderung Menurun
- Pemkab Bengkalis Janji Perbaiki Kerusakan Jalan Gajah Mada Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com