Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 17 Juni 2021 20:50
Hari Ketiga, TNI-AU dan USPACAF Amerika Mulai Latihan Manuver Udara

Kamis, 17 Juni 2021 20:05
Dikabarkan 5 Korban Jiwa Dalam Kebakaran Pabrik PT Sari Dumai Oleo

Kamis, 17 Juni 2021 19:54
Update Covid-19, Positif 332. Sembuh 340, Meninggal 15

Kamis, 17 Juni 2021 19:51
Disaksikan Wagubri, BSN RI dan Unilak Teken MoU Peningkatan Standarisasi Produk

Kamis, 17 Juni 2021 18:38
Anggota Komisi IX DPR RI Saksikan Langsung Vaksinasi di Riau

Kamis, 17 Juni 2021 17:29
Dinas PUPR Rohul Rangkul Perusahaan untuk Bangun Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Kamis, 17 Juni 2021 17:13
Polisi Awasi Prokes Warga Dipelabuhan Penyalai

Kamis, 17 Juni 2021 17:09
Disiplin Warga, Polsek Ukui Rutin Razia Prokes

Kamis, 17 Juni 2021 17:01
Polsek Pangkalan Lesung Kawal Vaksinasi Warga

Kamis, 17 Juni 2021 16:55
Polsek Bunut Minta Warga Lapor Jika Ada Pungli


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 April 2021 08:49
Demi Lingkungan, Warga Kuansing Dihimbau Batasi Gunakan Kantong Plastik

Warga Kuansing dihimbau mengurangi pemakaian kantong plastik. Langkah dini cegah limbah sampah.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Warga Kuansing dihimbau tidak lagi menggunakan kantong plastik demi menjaga lingkungan yang sehat dan bersih dimasa mendatang.

"Coba lihat sampah plastik yang dibuang ditempat sampah walau lama tidak hancur," ujar pengamat lingkungan Ir. Mardianto Manan, MT yang juga Anggota DPRD Provinsi Riau, baru - baru ini.

Menurutnya sampah plastik tidak muda terurai baik di alam maupun dalam tubuh hewan, jika dikonsumsi hewan, maka hewan akan menjadi kurus.

  Ia menilai pemakaian kantong plastik sangat tinggi dimana-mana termasuk di Kuansing. Ini perlu dikurangi terus menerus sampai berkurang drastis.

Upaya sederhana katanya dapat dilakukan dengan peralihan penggunaan tas belanja dari kantong asoi atau palstik ke tas dari bahan rotan atau pandan seperti tradisi masyarakat Kuansing dimasa lalu.

" Jadi selain mengurangi sampah plastik dirumah. Usaha kecil pembuatan tas belanja dari bahan pandan atau rotan omak-omak Kiita di Kampung kembali hidup, ekonomi mereka juga bergerak," ungkapnya.

Lalu pemakaian daun pisang atau daun lain untuk bungkusan belanja dipasar dan kedai yang bisa digunakan menggantikan plastik.

" Seperti bungkus untuk kue, sayur mayur, cabe dan sejenis. Yang tidak bisa mengunakan daun pisang baru plastik seperti ikan basah dan daging," sarannya.

" Petani-petani didesa yang menanam pohon pisang juga menerima efek positifnya," kata Mardianto Manan.

Kesadaran wagga Kuansing mengurangi penggunaan kantong plastik harus dibangkitkan terus menerus tanpa kenal lelah. Karena tumpukan plastik semakin banyak.

" Coba gali saluran atau sungai kecil , banyak plastik yang tidak terurai. Ini akan mencemari air dan tanah, merusak lingkungan," bebernya.

Pemerintah daerah juga demikian. Menurutnya mereka perlu mengeluarkan kebijakan pengurangan kantong plastik bagi pedagang dan warga baik dipasar, swalayan, kedai dan kios.

Kepada warga Ia meminta untuk turut aktif pula mengurangi sampah plastik dengan cara lain seperti membakar.

" Kalau terpaksa memakai kantong plastik seperti untuk membawa daging cepat dibakar jangan dibuang di sungai, selokan dan tanah pekarangan dan tempat lain," pintanya.

"Kita semua harus mendukung lingkungan Kita bebas dari sampah plastik," pungkas anggota DPRD Riau ini.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BKSDA Nekropsi Gajah Betina Tua Ditemukan Mati di Ukui
- Tinjau Korban Banjir di Dua Kecamatan, Bupati Kuansing Perintahkan Kadis Sosial Salurkan Bantuan
- Pantau Produksi Sampah Pekanbaru,
DLHK Pekanbaru Terapkan Timbangan Online di TPA Muara Fajar

- 7 Perusahaan Didesak Bupati Pelalawan Perhatikan Infrastruktur Jalan
- Ribuan Ikan Mati di Sungai Batang Sosah Rohul, Warga Minta Perusahaan Ditutup
- Grup APRIL Dukung KLHK Cegah Karhutla dengan TMC
- BBKSDA Riau Lepasliarkan Burung Dilindungi di Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com