Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Juni 2021 20:41
F3 Agency Media Partner Dukung Program Bank Sampah di Pekanbaru

Sabtu, 19 Juni 2021 20:31
Binaan SKK Migas-PT CPI-STP Riau, Desa Wisata Kampung Patin Luncurkan Situs Web dan Mini Travel

Sabtu, 19 Juni 2021 19:04
Sejarah Sukiman-Indra Gunawan Menuju Bupati dan Wabup Rohul, Dua Kali Digugat ke MK

Sabtu, 19 Juni 2021 16:55
Tegakan Prokes, Aktivitas Warga di Pelabuhan Penyalai Dipantau

Sabtu, 19 Juni 2021 16:52
Antisipasi Kriminalitas, Polsek Ukui Patroli Malam hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:45
Polsek Bunut Patroli C3 dan Sosialisasi Prokes Malam Hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:41
Polsek Teluk Meranti dan TNI Sosialisasikan Prokes di Pos PPKM

Sabtu, 19 Juni 2021 16:35
Polsek Pangkalan Lesung Lakukan Patroli C3

Sabtu, 19 Juni 2021 16:27
AMIP Ditantang Wujudkan Tiga Pilar

Sabtu, 19 Juni 2021 16:22
Senin, Kejati Riau Tindaklanjuti Laporan Bupati Kuansing Terkait Dugaan Pemerasan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 5 Juni 2021 13:42
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021, BBKSDA Riau Lepas-liarkan Satwa Dilindung

BBKSDA Riau peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Peringatan dilakukan dengan melepas liarkan 33 satwa dilindungi.  

Riauterkini-PEKANBARU-Balai Besar KSDA Riau bersama komunitas Cinta Satwa Riau dan tokoh masyarakat Buluh Cina, Jumat (4/5/21) melakukan pelepasliaran satwa liar ke kawasan konservasi yang merupakan habitatnya. Pelepasliaran bertujuan untuk mengembalikan satwa liar ke habitatnya sekaligus untuk peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni serta merupakan rangkaian kegiatan Road to HKAN (Hari Konservasi Alam Nasional) Tahun 2021.

Demikian dikatakan Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Sabtu (5/5/21). Menurutnya, jumlah satwa liar yang dilepasliarkan adalah 33 ekor dengan berbagai jenis.

"Satwa yang dilepasliarkan adalah 1 ekor Kukang (Nycticebus coucang). Satwa kukang dari penyerahan masyarakat, 1 ekor Burung Tiung mas (Gracula religiosa). Burung Tiung dari penyerahan masyarakat. 1 ekor Burung Tangkaruli (Dendrocitta cinerascent). Burung Tangkaruli dari Krimsus Polda Riau. 1 ekor Kura kura Kaki Gajah (Manouria emys). Kura kura kaki gajah dari penyerahan masyarakat. 28 Kura kura Ambon (Cuora amboinensis), penyerahan dari masyarakat dan komunitas Cinta Satwa Riau. 1 ekor Labi-labi (Dogania subplana). Labi labi dari penyerahan masyarakat," terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar KSDA Riau, bapak Suharyono menyampaikan ucapan terima kasih atas penyerahan yang dilakukan oleh berbagai pihak. Hal ini merupakan salah satu kepedulian kita terhadap alam. Mengembalikan satwa ke habitatnya di alam bebas dimana seharusnya mereka berada.

"Saya sangat optimis, bahwa ke depannya akan lebih banyak masyarakat yang peduli terhadap kelestarian satwa dan lingkungannya dengan adanya kerjasama dan sosialisasi dari berbagai pihak," kata Suharyono.

  Suharyono menambahkan, pada masyarakat yang akan melakukan penyerahan dan pengaduan terkait tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi dapat melapor ke Call Center Balai Besar KSDA Riau dengan Nomor 0813 7474 2981.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bupati Pelalawan Sebut PT RAPP Segera Normalisasi Sungai Hulu Bandar
- Pemkab Kuansing Gagas Ranperda UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik
- BKSDA Nekropsi Gajah Betina Tua Ditemukan Mati di Ukui
- Tinjau Korban Banjir di Dua Kecamatan, Bupati Kuansing Perintahkan Kadis Sosial Salurkan Bantuan
- Pantau Produksi Sampah Pekanbaru,
DLHK Pekanbaru Terapkan Timbangan Online di TPA Muara Fajar

- 7 Perusahaan Didesak Bupati Pelalawan Perhatikan Infrastruktur Jalan
- Ribuan Ikan Mati di Sungai Batang Sosah Rohul, Warga Minta Perusahaan Ditutup


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com