Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 September 2021 07:01
Tim BBKSDA Riau Lepas Liarkan Python Reticulatus ke Habitatnya

Rabu, 22 September 2021 06:59
KPU Riau Audiensi ke Kadisdik Riau

Rabu, 22 September 2021 06:56
Puluhan Paket Sembako PT. PCR Kembali Disalurkan ke Masyarakat Mamdau

Selasa, 21 September 2021 20:47
Terkendala SIPD, KUA-PPAS APBD-P 2021 Baru Diterima DPRD Inhu

Selasa, 21 September 2021 18:39
Selain Rusak Parah, Kabel Listrik di Gedung Juang 45 Disikat Maling

Selasa, 21 September 2021 17:34
30 Peserta Calon KPID Riau Lulus Seleksi CAT

Selasa, 21 September 2021 16:34
Kabupaten Inhil Perkuat PPID Desa dengan Perda

Selasa, 21 September 2021 15:05
Beri Semangat Tahanan Lansia, Rutan Pekanbaru Libatkan Minda Briliant

Selasa, 21 September 2021 14:59
Razia Rutin, Lapas Bengkalis Zero HP

Selasa, 21 September 2021 14:23
Disdag Bengkalis Bina dan Latih UMKM Menghadapi Pandemi Covid-19


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 September 2021 14:01
Setahun Rusak Ditabrak Tongkang, Dermaga Ransang, Pelalawan Belum Diperbaiki

Kondisi dermaga Desa Rangsang di Pelalawan belum bisa digunakan. Setahun lalu rusak ditabrak tongkang dan belum diperbaiki.

Riauterkini- PELALAWAN- Hampir satu tahun dermaga pelabuhan Desa Ransang, Kecamatan Pelalawan, Riau mengalami rusak parah akibat ditabrak salah satu tongkang pengangkut kayu belum juga di perbaiki hingga sekarang.

Keberadaan dermaga yang merupakan sarana akses perhubungan ini tentunya sangat penting dan bernilai bagi masyarakat tempatan, namun muncul pertanyaan kenapa hingga saat ini belum juga di perbaiki.

" Saya mewakili masyarakat Desa Ransang kecewa dengan pihak pengusaha Ponton belum memperbaiki dermaga pelabuhan desa, yang sudah hampir setahun di tabrak" ujar Dedi Azwandi kepada riauterkini.com Senin (13/9/21).

Lanjut dedi, warga mendesak kepada pihak pemilik tongkang atau perusahaan terkait, dermaga rusak itu harus cepat diperbaiki, sebab sudah sering di pertanyakan warga dan di keluhkan kondisinya.

" Rasanya jika memang bertangung jawab tidak la akan sampai selama ini, kita miris melihat dermaga yang rusak dan pecah itu, sementara warga setiap saat melintas disana" tambahnya.

Dipertegas Dedi Aswandi lagi, warga mengancam dalam waktu dekat jika dermaga itu tidak di perbaiki masyarakat akan melakukan aksi demo menyetop ponton yang melintas di perairan ransang.

" Kita tentunya tidak menginginkan tindakan seperti ini, namun jika masyarakat kecewa bisa saja terjadi nantinya," ujarnya.

Informasi yang di dapat riauterkini.com dilapangan tongkang penabrak dermaga desa ransang itu adalah milik salah seorang anggota DPRD Pelalawan, yang saat kejadian lagi beroperasi untuk mengangkut kayu milik salah satu perusahaan di Pangkalan kerinci.***( Cho)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tim BBKSDA Riau Lepas Liarkan Python Reticulatus ke Habitatnya
- Jelang Akhir Tahun, Kapolres Minta 70 Persen Masyarakat Kuansing Sudah Divaksin
- Mengecat Gapura, Pekerja Bangunan di Pekanbaru Kesetrum
- Setahun Rusak Ditabrak Tongkang, Dermaga Ransang, Pelalawan Belum Diperbaiki
- Harimau Penyerang Pekerja PT Uniseraya Tertangkap
- Sepekan Berlalu, Intruksi Buka Jalan Bupati Kuansing tak Digubris PT DPN
- Lestarikan Bumi Saat Pandemi, Apical Grup Bersinergi dengan Masyarakat Ciliwung


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com