23/01/2020 10:27
392 Keluarga di Meranti Akan Terima Program BRS dan BSPS

22/01/2020 21:26
Pemda Meranti Targetkan PAD 2020 Rp 105 Miliar

21/01/2020 20:53
Kapolres Meranti Tinjau Kesiagaan PT SRL Antisipasi Karhutla

20/01/2020 19:48
Kapolda Riau Copot Kapolsek Teluk Meranti Diduga Akibat Karhutla

16/01/2020 21:19
Wabup Said Hasyim Hadiri Pisah Sambut Camat Ransang, Meranti

16/01/2020 16:53
Rayakan Ulang Tahun ke-II, Grand Meranti Hotel Bagi-bagi Sembako

14/01/2020 21:42
KPU Kepulauan Meranti Akan Rekrut 45 PPK Untuk Pilkada 2020

7/01/2020 14:16
Empat Terdakwa Korupsi Dana Bantuan Pemerintah di Disdikbud Kepulauan Meranti Diadili

6/01/2020 11:20
Tahun 2020, Bupati dan Wabup Meranti Belum Intruksikan Pengurangan Tenaga Honor

1/01/2020 12:59
Jelang Pilkada Kepulauan Meranti 2020,
HM Adil Sudah Dapatkan Rekomendasi PKB

  Selasa, 26 Pebruari 2019 16:31
Kampanye di Sekolahan, Caleg Gerindra Meranti Didakwa Bersalah

Marsita, Caleg Gerindra Meranti, didakwa bersalah telah melakukan kampanye di lingkungan sekolah. Selain dia, tim kampanyenya juga dinyatakan sebagai tersangka.

Riauterkini-BENGKALIS- Marsita alias Ita Binti Sumarno calon anggota legislatif (Caleg) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Kepulauan Meranti, Daerah Pemilihan (Dapil) 3, didakwa bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum (Kejari) Kepulauan Meranti.

Marsita didakwa bersalah melanggar ketentuan Pemilu sebagaimana dalam Pasal 280 ayat (1) huruf h Jo Pasal 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sidang pembacaan dakwaan dipimpinan Majelis Hakim Annisa Sitawati, SH dua hakim anggota Wimmi D Simarmata, SH dan Mohd. Rizki, SH.

Marsita didampingi kuasa hukumnya, Bony Nofrizal, SH, dakwaan dibacakan JPU, Mulyadi. Dalam dakwaan tersebut, terjadi dugaan pelanggaran kampanye Pemilu pada Rabu (9/1/19) lalu, sekitar pukul 15.17 WIB. Saat itu, terdakwa melakukan pertemuan dan tatap muka (berkampanye) dengan dihadiri sekitar 20 ibu-ibu majelis taklim Desa Batang Malas, di salah satu ruangan MTs Raudhatul Hidayah Jalan K.H Khumaidy RT03/RW01, Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti dan milik Yayasan Pendidikan Islam Al-Ikhlas.

Selain pembacaan dakwaan digelar Senin (25/2/19) kemarin di ruang sidang Kartika itu, juga didengarkan keterangan tiga orang saksi yang dihadirkan, masing-masing, Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti, Syamsurizal, Ketua Panwascam, Rudi Kurniawan dan anggota Panwascam Chanifudin.

Selain Marsita, Sentra Gakkumdu Kabupaten Kepulauan Meranti juga menetapkan tim kampanye Marsita, Fajriah M alias Ria Binti Alm Mukhsin sebagai tersangka dan dakwaan terpisah.***(dik)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com