22/01/2020 21:26
Pemda Meranti Targetkan PAD 2020 Rp 105 Miliar

21/01/2020 20:53
Kapolres Meranti Tinjau Kesiagaan PT SRL Antisipasi Karhutla

20/01/2020 19:48
Kapolda Riau Copot Kapolsek Teluk Meranti Diduga Akibat Karhutla

16/01/2020 21:19
Wabup Said Hasyim Hadiri Pisah Sambut Camat Ransang, Meranti

16/01/2020 16:53
Rayakan Ulang Tahun ke-II, Grand Meranti Hotel Bagi-bagi Sembako

14/01/2020 21:42
KPU Kepulauan Meranti Akan Rekrut 45 PPK Untuk Pilkada 2020

7/01/2020 14:16
Empat Terdakwa Korupsi Dana Bantuan Pemerintah di Disdikbud Kepulauan Meranti Diadili

6/01/2020 11:20
Tahun 2020, Bupati dan Wabup Meranti Belum Intruksikan Pengurangan Tenaga Honor

1/01/2020 12:59
Jelang Pilkada Kepulauan Meranti 2020,
HM Adil Sudah Dapatkan Rekomendasi PKB

30/12/2019 10:52
Pilkada Meranti 2020, Said Hasyim Kantongi Rekomendasi DPP PAN

  Rabu, 24 April 2019 13:37
Gelapkan Dana Desa,
Mantan Kades di Meranti dan Tiga Stafnya Dituntut 2 Hingga 5 Tahun Penjara


Mantan Kades Citra Damai di Kecamatan Rangsang, Meranti, dituntut hukuman 5 tahun penjara dalam dugaan penggelapan dana desa. Semetara tiga staffnya dituntut dua dan tiga tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU -Muhammad Munib (41), mantan Kepala Desa Citra Damai Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, terlihat pasrah begitu jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Merati, menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama 5 tahun kepada dirinya.

Sementara tiga orang staffnya Wagino, Heri Handoko dan Deni Irawan, yang turut terjerat korupsi penyelewengan dana desa (ADD). Dituntut hukuman selama 3 tahun dan 2 tahun penjara.

Berdasarkan amar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aditya SH dan M Ulinnuha SH pada sidang tipikor Rabu (24/4/19) siang di Pengadilan Negeri Pekanbaru itu. Keempat terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 3, Undang-Undang RI No 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

"Menuntut terdakwa M Munib, mantan Kepala Desa Citra Damai dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 200 juta, atau subsider selama 6 bulan kurungan," terang JPU dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Dahlia Panjaitan SH.

Selain tuntutan hukuman, M Munib juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 299 juta. Jika tidak dibayar maka dapat diganti (subsider) selama 2 tahun 6 bulan penjara.

Sementara tiga perangkat desa yang merupakan bawahan M Munib yakni, Wagino selaku Bendahara Desa, dituntut 3 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 1 bulan. Terdakwa Heri Handoko dan Deni Irawan, dituntut 2 tahun penjara denda Rp50 juta subsider 1 bulan," sambung Ulinnuha.

Atas tuntutan JPU, Keempat terdakwa akan mengajukan eksepsi pada sidang pekan depan.

Untuk Diketahui, perbuatan para terdakwa ini terjadi pada Juli hingga Desember 2016 lalu. saat M Munib menjabat sebagai Kepala Desa Citra Damai.

Dimana Desa Citra Damai, mendapat kucuran dana ADD sebesar Rp 300 juta, dan dana bantuan desa dari PT Sumatera Riang Lestari sebesar Rp 700 juta. Namun dana tersebut, tidak seluruhannya digunakan terdakwa untuk kepentingan desa. Sehingga total kerugian dana desa dan keuangan negara mencapai Rp 260 juta.***(har)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com