13/12/2019 10:04
Terbentuk di Meranti, HNSI Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Nelayan

1/12/2019 12:34
Dilauching KPU Meranti, 'Si Rame' Menajadi Maskot Pilkada Kepulauan Meranti 2020

29/11/2019 16:08
Tindak Lanjuti Aksi KPK, BPPRD Meranti Sosialisasi Aplikasi SiTanjak

26/11/2019 13:15
Jelang Sensus Penduduk 2020,
BPS Kepulauan Meranti Gelar FGD Satu Data Kependudukan

25/11/2019 18:58
Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang Gelar Rapat TIMPORA Kabupaten Kepulauan Meranti

13/11/2019 11:19
Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan

12/11/2019 22:11
Pasca Jalan Siak Amblas, Nagaline dan Meranti Ekspres Percepat Jadwal Keberangkatan Menuju Pekanbaru

11/11/2019 22:24
Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020

7/11/2019 09:15
Rapat di Sekjend Watanas, Bupati Meranti Usul Sagu Masuk Komoditi Pangan Strategis Nasional

7/11/2019 08:47
Komit Implementasi PBJ Elektronik, ULP Meranti Raih Penghargaan National Procurement Award 2019

  Kamis, 12 September 2019 13:20
Buka Sosialisasi Program Pamsimas III Tahun 2019,
Bupati Meranti: Sekat Kanal Satu Solusi Atasi Masalah Kebutuhan Air Bersih


Bupati Meranti membuka secara resmi sosialisasi Pamsimas III 2019. Ia mengusulkan pembuatan sekat kanal untuk mengataasi kekurangan air bersih di sejumlah daerah.

riauterkini-SELATPANJANG- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka kegiatan Sosialisasi PAMSIMAS III Tahun 2019, dalam kegiatan itu Bupati menyarankan pembuatan sekat kanal didaerah-daerah rawan air bersih sehingga dapat dikelola dan di sinkronkan dengan program PAMSIMAS dalam rangka menyediakan pelayanan air bersih kepada masyarakat, bertempat di Aula Afifa Futsal, Selatpanjang, Kamis (12/9/2019).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Bappeda Meranti Dr. H. Makmun Murod, Ketua Kordinator 4 PAMSIMAS Provinsi Riau Herwanis , Inspektor Meranti Drs. Suhendri, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH dan Jajaran Pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab. Meranti, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH dan Jajaran Pejabat Eselon III, Para Camat dan Kades Se-Kabupaten Meranti.

Seperti dijelaskan Kepala Bappeda Meranti Dr. H. Makmun Murod Air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat kondisi saat ini banyak Desa di Indonesia termasuk Kepulauan Meranti yang belum memiliki fasilitas air bersih yang memadai akibat terbatasanya kemampuan penyediaan air bersih oleh masyarakat.

Sebagai solusi penyediaan air bersih Pemerintah Pusat dan Daerah berusaha memfasilitasi  melalui pelaksanaan program PAMSIMAS berbasis masyarakat yang saat ini memasuki tahun ke-III. Hingga 2019 saat ini diakui Murod, program PAMSIMAS telah menyentuh 79 Desa di Meranti yang didanai oleh APBN dan APBD Meranti. 

"Semoga dengan adanya program PAMSIMAS ini dapat mendorong masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, meningkatkan akses Sanitasi dan partisipasi masyarakay dalam meningkatkan pelayanan air bersih," jelasnya.

Menyikapi hal itu, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menjelaskan, program PAMSIMAS sangat dibutuhkan masyarakat Meranti, hal itu menimbang kondisi Meranti yang berpulau dan berada dipinggir laut yang menyebabkan sebagian besar wilayah di Meranti tidak terdapat sumber air tawar. 

Salah satu solusi penyediaan air bersih menurut Bupati dapat diupayakan dengan membuat Sekat Kanal yang cukup berhasil mengatasi kebutuhan air bersuh masyarakat. Seperti yang telah diterapkan di Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebing Tinggi Timur dan Desa Kundur Kecamatan Tebing Tinggi Barat yang telah berhasil meraih penghargaan Nasional. Apa yang telah dilakukan di dua Desa ini menurut Bupati dapat diikuti oleh Desa lainya melalui program kerja.

Dan kepada OPD terkait dan Stake Holders, Bupati juga meminta untuk melakukan pemantauan daerah-daerah yang rawan air bersih ditengah masyarakat untuk dimasukan dalam program PAMSIMAS, selain itu program jaringan air bersih juga dapat diusulkan melalui program CSR perusahaan yang beroperasi di Meranti seperti Bank Riau Kepri, PT. Timah dan RAPP.

"Semoga harapan pemerintah dalam rangka memberikan akses air bersih dan Sanitasi kepada masyarakat Meranti dapat meningkat signifikan," ucap Bupati.

Sementara untuk penyediaan jaringan air bersih di Kota Selatpanjang Bupati meminta secepatnya dapat dilakukan, dengan mengambil sumber air bersih yang berasal dari Sekat Kanal yang berada di Desa Kundur. Dengan begitu masyarakat Kota Selatpanjang dapat menikmati air bersih seperti yang dirasakan masyarakat di Kota Kota lainnya di Indonesia.* (rud)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com