Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Maret 2016 17:25
400 Guru PAUD di Riau Ikuti Pelatihan Uji Kompetensi Lanjutan

Sebanyak 400 guru PAUD akan mengikuti pelatihan uji kompetensi tingkat lanjutan agar lebih mampu berinteraksi melalui pendekatan maupun aktivitas yang berhubungan dengan aspek kognitif, affektif dan psikomotor anak.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 400 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti pelatihan uji kompetensi tingkat lanjutan, 21-25 Maret mendatang. Sebagai tenaga pendidik yang berfungsi awal melekatkan pendidikan kepada anak, melalui pelatihan tersebut para peserta nantinya diharapkan mampu berinteraksi melalui pendekatan maupun aktifitas yang berhubungan langsung dengan aspek kognitif, affektif dan psikomotor anak.

Kadisdikbud Riau, Kamsol menjelaskan, dengan upaya interaksi itulah, guru bisa membentuk karakter anak sehingga pertumbuhannya dapat berkembang dengan baik.

"Lembaga PAUD adalah awal untuk meletakkan dan memberikan pendidikan kepada anak. Dalam hal ini, guru di lembaga PAUD juga mesti memiliki keterampilan dan kesabaran untuk melatih kemampuan anak. Apalagi mengajar anak PAUD sangat jauh berbeda dengan mengajar anak di tingkat pendidikan SD, SMP maupun SMA," kata Kamsol ketika membuka pelatihan tersebut di Furaya Pekanbaru.

Menurut dia, selain mengasah keterampilan guru PAUD untuk membentuk karakter anak didik, pelatihan uji kompetensi lanjutan itu juga diadakan untuk mengatasi sejumlah kendala dan permasalahan mengenai pembinaan, pelayanan pengasuhan pendidik anak usia dini di Provinsi Riau. Kendala-kendala tersebut, sambungnya, yakni tumbuh pesatnya lembaga PAUD yang tidak didukung oleh standar penyelenggaraan pendidik anak usia dini, dari aspek SDM ataupun sarana dan prasarananya.

Kendala selanjutnya adalah belum meratanya lembaga PAUD disetiap wilayah, baik itu di kabupaten/kota maupun di setiap kecamatan. Lalu latar belakang tenaga pendidik PAUD yang juga belum memenuhi standar nasional dan mayoritasnya hanyalah lulusan SMA sederajat.

"Kendala tersebut harus diatasi sedini mungkin. Dari pelatihan uji kompetensi ini, kami ingin 400 guru PAUD se kabupaten/kota di Riau bisa menerapkan ilmu yang didapatkannya kepada anak didiknya masing-masing. Menambah pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki sehingga standarisasi sebagai seorang tenaga pendidik bisa terpenuhi," tutupnya.***(gas)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya
- Ratusan Pelajar di Mandau, Bengkalis Ikuti JMS
- Pakar Eksplorasi dan Psikolog Chevron Berbagi Ilmu di Migas Center UIR
- Rangking 1 sampai 3, Masuk Tanpa Tes di STAI Ar-Ridho Bagansiapipai
- Mahasiwa Rohil Taja Dialog Intelektual
- BI Beri Beasiswa Mahasiswa Unilak
- Mahasiswa FH Unilak Gelar Diskusi Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com