Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 28 Januari 2019 14:40
Februari, Disdik Pekanbaru Gelar  Simulasi UNBK

Februari mendatang, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru akan melakukan simulasi pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Riauterkini - PEKANBARU - Februari mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akan melakukan simulasi pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2019.

Simulasi akan digelar beberapa kali sebelum pelaksanan UN tanggal 22 hingga 25 April mendatang. Tujuan digelarnya mutasi, dikatakan pihak Disdik, untuk mengetahui kesiapan perangkat komputer yang digunakan.

"Kita jadwalkan simulasi pertama bulan Februari nanti. Nanti akan dipastikan lagi," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru melalui Sekretarisnya, Muzailis kepada wartawan, Senin (28/1 /2019).

Lanjutnya, Disdik Pekanbaru telah menuntaskan proses verifikasi terhadap sekolah yang melaksanakam UNBK tingkat SMP tahun 2018.

Berdasarkan keputusan akhirnya ada 78 sekolah SMP yang menggelar UNBK dari 120 lebih sekolah yang diseleksi. Sebanyak 78 titik ujian menggunakan komputer ini dinilai layak dan memenuhi standarisasi yang ditetapkan.

"Sekarang sudah selesai verifikasi dan ada 78 sekolah yang ditetapkan untuk UNBK dari 120 lebih, baik swasta maupun negeri," tutur Muzailis.

Diungkapkan Muzailis, ada beberapa sekolah menumpang di gedung SMA maupun SMK. Namun saat dilakukan verifikasi dinyatakan layak dan memenuhi persyaratan.

Sementara itu, kriteria yang harus dipenuhi untuk melaksanakan UNBK yakni, jumlah perangkat komputer yang dimiliki sesuai dengan jumlah murid yang menjadi peserta ujian. Lancar atau tidaknya jaringan, jarak lokasi UNBK tidak terlalu jauh dari tempat tinggal siswa.

"Untuk tahun ini, peserta UN tingkat SMP di Pekanbaru mencapai 14.700 lebih sesuai dengan Daftar Nominasi Tetap (DNT) yang dimiliki Disdik," ungkapnya. (dan)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com