Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 20:53
PSF Chapter Riau Korwil Rohul Bantu Masjid Silaturrahim Wonosri Timur

Ahad, 23 Pebruari 2020 20:23
Proyek WC Dan Menara View Bono Ambruk Sebelum Diserah Terimakan

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:58
Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:10
Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:47
Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 2 Pebruari 2019 13:17
Menteri Setuju Mulok Budaya Melayu Riau Masuk Data Pokok Pendidikan

Riau kembali memberi kontribusi nyata pada dunia pendidikan. Mulok Budaya Melayu disetujui masuk Dapodik.

Riauterkini - PEKANBARU - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy setuju muatan lokal Budaya Melayu Riau (Mulok BMR) dapat dimasukkan ke dalam data pokok pendidikan sebagai rumpun tersendiri.

Jika hal ini terwujud, maka Mulok BMR nantinya tidak lagi berada dalam rumpun lain yang sudah ada. Misalnya rumpun bahasa karena berbagai pertimbangan konseptual.

"Alhamdulillah, pak Menteri sangat setuju," kata salah satu Ketua Majlis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu (MKA LAM) Riau, Raja Yoserizal Zein, usai bertemu Mendikbud, disela-sela kunjungannya pada acara milad Muhammadiyah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Mu’alimin Muhammadiyah di Bangkinang, Kampar, Sabtu (2/2/19).

Menurut Yose yang juga menjabat Kepala Dinas Kebudayaan Riau ini, Mendikbud sangat mengapresiasi gagasan Mulok BMR dapat dimasukkan ke dalam data pokok pendidikan. Bahkan menurut menteri, hal itu bisa menjadi model bagi muatan lokal Indonesia yang selama ini terpaku pada rumpun bahasa.

Pasalnya, budaya mencakup semua hal kehidupan manusia yang berpuncak pada nilai-nilai kebudayaan. "Ia bersedia menerbitkan Kemendikbud untuk itu," ujar Yose.

Sebagai catatan, sebelumnya Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim (waktu itu Plt Gubernur) sudah pernah menyampaikan masalah Mulok BMR ini dengan Mendikbud di Jakarta pada 21 Mei 2018 lalu. Pada pertemuan itu, Mendikbud juga mengapresiasi perihal keinginan tersebut.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Mahasiwa Rohil Taja Dialog Intelektual
- BI Beri Beasiswa Mahasiswa Unilak
- Mahasiswa FH Unilak Gelar Diskusi Publik
- Gelar PSU, MAN 1 Pekanbaru Diserbu Seribuan Calon Siswa
- Gebyar 20 TK Aisyiyah, Bustanul Afhfal IX Pekanbaru Gelar Pelatihan Macreme
- Bupati Kuansing Dukung Pengembangan SDM PAUD
- STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Launcing Penerimaan Mahasiswa Baru 2020-2021


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com