Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 22:12
Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia

Jum’at, 5 Juni 2020 21:56
Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 5 Juni 2020 21:53
Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau

Jum’at, 5 Juni 2020 21:09
Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 5 Juni 2020 18:46
Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan

Jum’at, 5 Juni 2020 18:37
Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh

Jum’at, 5 Juni 2020 18:24
Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal

Jum’at, 5 Juni 2020 18:23
Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan

Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 26 April 2019 12:36
Tidak Kompeten, Siap-siap Guru Honor Pemkab Bengkalis Dimutasi ke Guru Honor Komite

Untuk mengurangi ketimpangan pengangkatan guru honor, Disdik Bengkalis membuat Si Cekgu. Mereka yang tak kompeten, akan dimutasi.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis Edi Sakura, S.Pd, M.Pd mengatakan, untuk mengurangi ketimpangan pengangkatan guru honor pemerintah kabupaten dan ataupun guru kontrak komite, menciptakan sistem Cek Guru atau Si Cekgu.

Misalnya kata Edi Sakura, pengangkatan melalui uji kemampuan baru dinyatakan lulus, baru bisa dikeluarkan surat keputusan (SK) kontrak. Selama ini sebutnya tidak, seperti ketika ada honorer yang lulus aparatur sipil negara (ASN) kemudian langsung diisi oleh tenaga kontrak, sehingga akan terjadi ketimpangan.

"Tahun ini guru kontrak baik kabupaten maupun komite sudah mulai ujian untuk tahun 2020. Kuota masih seperti pada tahun 2018 lalu sekitar 2.600 orang," ungkapnya kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jum'at (26/4/19). Dijelaskan Edi, aplikasi Si Cekgun ini adalah aplikasi yang dibuat Disdik Kabupaten Bengkalis yang fungsinya adalah untuk mengecek ataupun menguji kompetensi guru kontrak di Kabupaten Bengkalis.

Ada empat kompetensi, yaitu kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi bidang studi apabila seorang guru kelas ini yang akan diujikan dengan soal 100 di dalamnya. Dari soal 100 akan tetapi beng soalnya 1.000, soal antara peserta satu dengan yang lainnya tidak ada yang sama karena beng soalnya 1.000.

"Untuk peserta tahun depan akan diuji setelah launching atau diperkenalkan secara resmi oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Nah jika nanti sudah diperkenalkan dan pak bupati sudah setujui antara Juni atau Juli untuk guru kontrak itu akan kita lakukan," terangnya.

Apa gunanya? Lanjut Edi Sakura, apabila guru itu dikontrak setelah mengikuti uji kelulusan, akan ada dua manfaat, pertama administrasinya sudah tidak diragukan atau misalnya umur, jenjang pendidikan, bidang studinya dan lain sebagainya. Kedua, setelah bidang studi ini, selanjutnya l kemampuan.

"Nanti guru kontrak yang ada sekarang, baik kontrak komite dan kontrak pemerintah kabupaten, dan kedua-keduanya akan diuji. Bisa saja guru kontrak itu sudah 18 tahun menjadi honor karena uji kompetensi tidak mampu, bisa jadi honor yang baru sebagai guru dan di kontrak komite yang lulus kompetensi yang dibayar kabupaten. Sedangkan yang honor 18 tahun ditukar menjadi kontrak komite sedangkan yang kontrak komite jadi guru kontrak pemerintah kabupaten karena kemampuan," tegasnya.

Oleh karena itu tambah Edi, ada target Disdik Kabupaten Bengkalis pada tahun 2021 mendatang diupayakan seluruh guru kontrak menjadi kontrak pemerintah kabupaten, apabila kondisi keuangan daerah mengizinkan.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com