Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 Juli 2020 21:09
Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon

Selasa, 7 Juli 2020 19:56
25 Penumpang Lion Air Segera Diswab

Selasa, 7 Juli 2020 19:01
Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura

Selasa, 7 Juli 2020 17:42
Setahun Berdiri BLK Mandiri Seberida, Inhu Hasilkan Puluhan Tenaga Terampil

Selasa, 7 Juli 2020 17:37
Praktisi Hukum Nilai Janggal Jika Kebakaran Lahan di PT AA tak Diproses Hukum

Selasa, 7 Juli 2020 17:32
Ditpolair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.062 Dus Rokok Ilega

Selasa, 7 Juli 2020 17:30
Jaksa Tuntut Tinggi Tiga Terdakwa Kredit Macet PT PER Pekanbaru

Selasa, 7 Juli 2020 16:49
Remaja di Kuansing Positif Covid-19

Selasa, 7 Juli 2020 15:55
Pasca Rakor Bersama Gubri, Bupati Rohul Imbau Masyarakat dan Perusahaan Antisipasi dan Cegah Karlahut

Selasa, 7 Juli 2020 15:47
BC Bengkalis Musnahkan 1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2019 18:09
Himbauan Gubri Dicuaikan, Pelajar Tetap Coret Baju Sekolah

Para pelajar SMA sederajat tetap pesta kelulusan dengan corat-coret baju. Himbau Gubri dianggap angin lalu.

Riauterkini - PEKANBARU - Himbauan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kepada pelajar agar tak mencoret-coret baju sekolah, rupanya tetap tak diindahkan.

Sore ini, ratusan pelajar usai dinyatakan lulus setelah berjibaku selama tiga tahun dari sekolah tempatnya menimba ilmu. Para pelajar ini pun dengan berjamaah saling mencoret baju.

Mulai dari cat semprot, spidol seperti alat penting sebagai sarana coretan ke masing-masing baju pelajar secara bergantian. Pakaian putih bersih yang biasanya terlihat rapi, kini tak lagi tampak, berganti warna warni.

Seperti yang terlihat di SMAN 5 Jalan Bawal, Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai. Tidak hanya pelajar pria. Pelajar perempuan juga seperti tak mau ketinggalan melewatkan momen yang mereka anggap sebagai kenangan ini.

"Ayo tanda tangan mu untuk kenang-kenangan," ujar salah seorang pelajar dengan gembira, Senin (13/5/19).

Aksi coret-coretan baju ini pun sempat menjadi tontonan warga sekitar. Tidak lama kemudian, para pelajar ini pun bersiap menggelar aksi kompoi ke jalan menggunakan kendaraan.

Sebelumnya Gubri, menghimbau kepada pelajar agar tidak melakukan coret-coretan baju. Orang nomor satu di Riau ini menyatakan sebaiknya baju sekolah, khususnya yang masih sangat layak pakai disumbangkan kepada mereka yang kurang mampu.

Mantan Bupati Siak ini bahkan meminta melalui Kepala Dinas Pendidikan Riau agar mensosialisasikan kepada pihak sekolah agar dapat memberikan pemahaman.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau
- Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat
- Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa
- Demo, Mahasiswa UIN Suska Tuntut UKT Dipotong 50 Perseng
- Aplikasi Digitalku Hadir di Riau, Solusi Belajar Siswa di Masa Pandemi
- STIE Bangkinang dan STAI Ar Ridha Bagansiapiapi MoU Peningkatan Kualitas SDM
- Mahasiswa Kunkerta UR Bantu Penyaluran BLT di Bandar Petalangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com