Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 20:10
Bisa Melanggar Hukum, Pemko Diminta Abaikan Revisi RPJMD

Jum’at, 29 Mei 2020 18:44
Lebaran 5 dan 6, Srikandi Masuri Tetap Perhatikan Masyarakat Cilik

Jum’at, 29 Mei 2020 18:14
New Normal, Kebijakan WFH Bagi ASN Diatas Usia 55 Tahun Tetap Berlaku

Jum’at, 29 Mei 2020 17:56
Empat Hari Nihil, Hari Ini Terdapat Enam Pasien Positif Covid-19 di Riau

Jum’at, 29 Mei 2020 17:33
Terapkan Tatanan Baru, Polres Bengkalis Kerahkan 113 Personel

Jum’at, 29 Mei 2020 16:44
Siswa Didik di Pelalawan Masih Diliburkan 2 Pekan kedepan

Jum’at, 29 Mei 2020 16:25
Arus Kendaraan di Penyeberangan Air Putih Tujuan Pakning, Bengkalis Meningkat

Jum’at, 29 Mei 2020 16:06
Polda Riau Siapkan 1.131 Personel Sukseskan Kebijakan New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 15:25
Bangun Ekonomi Riau, Sandiaga Uno Minta UMKM Diperhatikan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2019 18:09
Himbauan Gubri Dicuaikan, Pelajar Tetap Coret Baju Sekolah

Para pelajar SMA sederajat tetap pesta kelulusan dengan corat-coret baju. Himbau Gubri dianggap angin lalu.

Riauterkini - PEKANBARU - Himbauan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kepada pelajar agar tak mencoret-coret baju sekolah, rupanya tetap tak diindahkan.

Sore ini, ratusan pelajar usai dinyatakan lulus setelah berjibaku selama tiga tahun dari sekolah tempatnya menimba ilmu. Para pelajar ini pun dengan berjamaah saling mencoret baju.

Mulai dari cat semprot, spidol seperti alat penting sebagai sarana coretan ke masing-masing baju pelajar secara bergantian. Pakaian putih bersih yang biasanya terlihat rapi, kini tak lagi tampak, berganti warna warni.

Seperti yang terlihat di SMAN 5 Jalan Bawal, Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai. Tidak hanya pelajar pria. Pelajar perempuan juga seperti tak mau ketinggalan melewatkan momen yang mereka anggap sebagai kenangan ini.

"Ayo tanda tangan mu untuk kenang-kenangan," ujar salah seorang pelajar dengan gembira, Senin (13/5/19).

Aksi coret-coretan baju ini pun sempat menjadi tontonan warga sekitar. Tidak lama kemudian, para pelajar ini pun bersiap menggelar aksi kompoi ke jalan menggunakan kendaraan.

Sebelumnya Gubri, menghimbau kepada pelajar agar tidak melakukan coret-coretan baju. Orang nomor satu di Riau ini menyatakan sebaiknya baju sekolah, khususnya yang masih sangat layak pakai disumbangkan kepada mereka yang kurang mampu.

Mantan Bupati Siak ini bahkan meminta melalui Kepala Dinas Pendidikan Riau agar mensosialisasikan kepada pihak sekolah agar dapat memberikan pemahaman.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020
- BPKAD Kuansing Jelaskan Honor Guru Bantu Belum Dibayarkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com