Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2019 18:09
Himbauan Gubri Dicuaikan, Pelajar Tetap Coret Baju Sekolah

Para pelajar SMA sederajat tetap pesta kelulusan dengan corat-coret baju. Himbau Gubri dianggap angin lalu.

Riauterkini - PEKANBARU - Himbauan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kepada pelajar agar tak mencoret-coret baju sekolah, rupanya tetap tak diindahkan.

Sore ini, ratusan pelajar usai dinyatakan lulus setelah berjibaku selama tiga tahun dari sekolah tempatnya menimba ilmu. Para pelajar ini pun dengan berjamaah saling mencoret baju.

Mulai dari cat semprot, spidol seperti alat penting sebagai sarana coretan ke masing-masing baju pelajar secara bergantian. Pakaian putih bersih yang biasanya terlihat rapi, kini tak lagi tampak, berganti warna warni.

Seperti yang terlihat di SMAN 5 Jalan Bawal, Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai. Tidak hanya pelajar pria. Pelajar perempuan juga seperti tak mau ketinggalan melewatkan momen yang mereka anggap sebagai kenangan ini.

"Ayo tanda tangan mu untuk kenang-kenangan," ujar salah seorang pelajar dengan gembira, Senin (13/5/19).

Aksi coret-coretan baju ini pun sempat menjadi tontonan warga sekitar. Tidak lama kemudian, para pelajar ini pun bersiap menggelar aksi kompoi ke jalan menggunakan kendaraan.

Sebelumnya Gubri, menghimbau kepada pelajar agar tidak melakukan coret-coretan baju. Orang nomor satu di Riau ini menyatakan sebaiknya baju sekolah, khususnya yang masih sangat layak pakai disumbangkan kepada mereka yang kurang mampu.

Mantan Bupati Siak ini bahkan meminta melalui Kepala Dinas Pendidikan Riau agar mensosialisasikan kepada pihak sekolah agar dapat memberikan pemahaman.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com