Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 12 Juli 2020 21:41
Polres Bengkalis Ringkus Kurir Sabu di Pangkalan Jambi

Ahad, 12 Juli 2020 20:49
Amdal Masih Diproses, Investor Singapura Bakal Sulap Pantai Rupat Utara Jadi Kawasan Resort Wisata

Ahad, 12 Juli 2020 20:14
Golkar Dukung Adi Sukemi - M Rais Sah Maju Pilkada Pelalawan

Ahad, 12 Juli 2020 19:50
Pilkada Inhu, Golkar Rekomendasi Rezita Meylani-Junaidi Rahmat

Ahad, 12 Juli 2020 16:44
Hendak ke Banjarmasin, Saat Tes PCR Warga Inhil Justru Positif Covid-19

Ahad, 12 Juli 2020 14:23
Semester I, Dinas Perizinan Bengkalis Terbitkan 987 Izin dan Non Izin

Ahad, 12 Juli 2020 12:22
Kasat Reskrim dan Kapolsek Ukui Pelalawan Dimutasi

Sabtu, 11 Juli 2020 21:10
Belajar Pengelolaan Anggaran, DPRD Tanah Datar Sambangi DPRD Kota Pekanbaru

Sabtu, 11 Juli 2020 20:51
Desa Lahang Baru Inhil Lakukan Tanam Sela Kaliandra Merah

Sabtu, 11 Juli 2020 19:46
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses,
VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Juli 2019 13:18
Banyak Anak Tempatan Tak Lulus, RT di Purnama Demo SMKN 1 Dumai

Sebanyak 25 RT di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat 'geruduk' SMK Negeri 1 Dumai menuntut keadilan dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru melalui zonasi tempatan.

Riauterkini-DUMAI- Sebanyak 25 RT yang berada di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat menggeruduk SMK Negeri 1 Dumai menuntut keadilan dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru melalui zonasi tempatan.

Salah satu perwakilan RT Abdul Gani mengatakan, sangat menyayangkan adanya peserta didik baru yang masuk dalam zonasi tidak lulus masuk SMK Negeri 1 Dumai di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat.

"Kami dari 25 RT yang berada di Kelurahan Purnama mendatangi sekolah dan ingin menemui kepala sekolah, tapi pihak kepala sekolah tidak bisa dijumpai. Padahal kami mau minta penjelasan soal ini," ujar kepada riauterkini.com, Rabu (10/719).

Ironisnya kata Gani, dalam penerimaan murid ini anak kurang mampu juga tidak lulus masuk SMK Negeri 1 Dumai. "Kami dari puluhan RT ini merasa terpanggil. Banyak warga kami mengeluh anaknya tidak lulus masuk sekolah," jelasnya.

Menurutnya, program jalur tempatan yang diterapkan ini hanya omong kosong. Buktinya banyak anak tempatan yang berada di Kelurahan Purnama tidak lulus di SMK Negeri 1 Dumai. "Jalur tempatan program omong kosong," tegasnya.*(had)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Miris, "Dekengen" Tentukan Nasib Guru Honorer Sekolah Menjadi Honorer Pemda Bengkalis?
- Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau
- Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat
- Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa
- Demo, Mahasiswa UIN Suska Tuntut UKT Dipotong 50 Perseng
- Aplikasi Digitalku Hadir di Riau, Solusi Belajar Siswa di Masa Pandemi
- STIE Bangkinang dan STAI Ar Ridha Bagansiapiapi MoU Peningkatan Kualitas SDM


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com