Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 13 Juli 2020 08:50
Hadiri Mubes IKKS Pekanbaru, Bupati Kuansing Paparkan Pencapaian Visi Misi 2016 - 2021

Ahad, 12 Juli 2020 21:41
Polres Bengkalis Ringkus Kurir Sabu di Pangkalan Jambi

Ahad, 12 Juli 2020 20:49
Amdal Masih Diproses, Investor Singapura Bakal Sulap Pantai Rupat Utara Jadi Kawasan Resort Wisata

Ahad, 12 Juli 2020 20:14
Golkar Dukung Adi Sukemi - M Rais Sah Maju Pilkada Pelalawan

Ahad, 12 Juli 2020 19:50
Pilkada Inhu, Golkar Rekomendasi Rezita Meylani-Junaidi Rahmat

Ahad, 12 Juli 2020 16:44
Hendak ke Banjarmasin, Saat Tes PCR Warga Inhil Justru Positif Covid-19

Ahad, 12 Juli 2020 14:23
Semester I, Dinas Perizinan Bengkalis Terbitkan 987 Izin dan Non Izin

Ahad, 12 Juli 2020 12:22
Kasat Reskrim dan Kapolsek Ukui Pelalawan Dimutasi

Sabtu, 11 Juli 2020 21:10
Belajar Pengelolaan Anggaran, DPRD Tanah Datar Sambangi DPRD Kota Pekanbaru

Sabtu, 11 Juli 2020 20:51
Desa Lahang Baru Inhil Lakukan Tanam Sela Kaliandra Merah


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Juli 2019 09:12
Sempat Diprotes Warga,, Merger Tiga SDN di Pekanbaru Berjalan Lancar

Sempat muncul protes warga terkait penggabungan 3 SDN di Sukajadi. Padahal semua berjalan lancar.

Riauterkini - PEKANBARU - Pagi ini, Kamis (11/07/2019) SD Negeri 1 Pekanbaru Sudah memulai proses belajar mengajar. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada masalah dengan penggabungan (merger) sekolah SDN 10, 156 dan 01.

Desi warga Jalan Kopi, salah seorang tua murid di SDN 1 mengatakan bahwa anaknya sudah masuk dalam kelas melaksanakan proses belajar dan mengajar.

"Alhamdulillah, anak saya ada dua orang kelas satu dan kelas dua. Sekarang mereka sudah masuk kelas," ujar Desi sembari duduk di depan halaman Sekolah.

Ditempat yang berbeda, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menjelaskan bahwa langkah pihaknya melakukan Merger tiga sekolah menjadi satu untuk mengoptimalkan kinerja Kepala sekolah.

Jika sebelumnya di kompleks SD O1 Pekanbaru ada tiga Kepala sekolah yang muridnya tidak begitu banyak, kini sudah dimerger dan dipimpin satu kepala Sekolah.

"Jadi ke khawatiran orang tua siswa bahwa ruang kelas kurang itu tidak benar. Pasalnya berdasarkan pengalaman setiap tahun Sekolah ditengah kota minim peminat. Ini buktinya SD 1 Pekanbaru tidak ada persoalan lagi," singkat Abdul Jamal. (dan)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Miris, "Dekengen" Tentukan Nasib Guru Honorer Sekolah Menjadi Honorer Pemda Bengkalis?
- Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau
- Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat
- Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa
- Demo, Mahasiswa UIN Suska Tuntut UKT Dipotong 50 Perseng
- Aplikasi Digitalku Hadir di Riau, Solusi Belajar Siswa di Masa Pandemi
- STIE Bangkinang dan STAI Ar Ridha Bagansiapiapi MoU Peningkatan Kualitas SDM


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com