Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 Bidang 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 Juli 2019 15:36
Mahasiswa Kukerta UR di Desa Ranah Sungkai Ini Berhasil Membuat Pestisida dari Daun Sirih

Rani Novia Dwi, mahasiswa Unri tengah melakukan kuliah kerja nyata di Desa Ranah Sungai, Kampar, berhasil membuat pestisida dari daun sirih hutan. Ampuh membunuh hama ulat api pada tanaman kelapa sawit.

Riauterkini-BANGKINANG - Program kerja dari salah seorang mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (Kukerta) Universitas Riau di Desa Ranah Sungkai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar Rani Novia Dwi patut diacungi jempol dan mendapat perhatian maupun dukungan dari berbagai pihak untuk dikembangkan.

Kepada wartawan, di sela-sela kegiatannya di Desa Ranah Sungkai, Selasa (23/7/2019), Rani, begitu ia akrab disapa menceritakan, dirinya memiliki program pembuatan pestisida nabati dari daun sirih hutan. Ekstrak daun sirih ini kemudian diolah dan digunakan sebagai pestisida untuk membunuh hama ulat api pada tanaman kelapa sawit yang selama ini menjadi kendala besar dalam produksi buah sawit petani. "Pestisida nabati ini menjadi alternatif penganti pestisida kimia yang biasanya digunakan petani. Selain harganya yang murah pestisida nabati ekstrak sirih hutan ini juga ramah lingkungan," ujar Rani.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari kukerta UR yang bekerja sama dengan warga dan petani di desa Ranah Sungkai. Pengaplikasian pestisida ini pada pohon sawit akan dilaksanakan pada Senin (05/8/2019) yang disaksikan langsung oleh petani dan beberapa perangkat desa di Desa Ranah Sungkai.

Rani menjelaskan, minyak atsiri dari daun sirih mengandung minyak terbang (betIephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida, anti jamur. Sirih berkhasiat menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. "Selain itu, kandungan bahan aktif fenol dan kavikol daun sirih hutan juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama penghisap," terang dara berparas cantik ini.

Penggunaan pestisida nabati ini selain ramah lingkungan juga menghemat biaya. "Untuk pestisida kimia harga satu botolnya Rp 198.000 dengan berat 1.000 gram. Sedangkan jika memanfaatkan daun sirih hutan tidak perlu menggunakan biaya hanya memerlukan daun sirih yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat yang tumbuh di hutan," pungkas Rani.*(man)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com