Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 14 Desember 2019 16:16
Langkah Jitu Bupati Yopi Dongkrak Pajak Daerah Kabupaten Inhu

Sabtu, 14 Desember 2019 14:37
Seleksi Panwascam, Bawaslu Bengkalis Terima Tanggapan Masukan Masyarakat

Sabtu, 14 Desember 2019 12:07
Razia Kamar Napi Lapas Bengkalis, Petugas Gabungan Temukan Sajam

Sabtu, 14 Desember 2019 10:29
Ratusan Nelayan Bengkalis Terima Alat Keselamatan Pelayaran Dishub Riau

Sabtu, 14 Desember 2019 10:26
Ratusan Driver Riau Ojek Hadir dan Siap Layani Transportasi Masyarakat Pekanbaru

Sabtu, 14 Desember 2019 09:36
Pemuda Batak Kuansing Salurkan Bantuan pada Korban Banjir

Sabtu, 14 Desember 2019 07:22
Sanjayo Art Pertunjukan Pembuka Festival Teater Islam Dunia

Jum’at, 13 Desember 2019 20:40
Hadapi Pilkada, Bappeda Bengkalis Percepat Perencanaan TA 2021

Jum’at, 13 Desember 2019 20:29
173 Calon Panwascam Pilkada Bengkalis 2020 Ikuti Tes CAT dan Wawancara

Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 2 Agustus 2019 15:03
Menristekdikti Usulkan Impor Rektor,
Mahasiswa: Lebih Baik Impor Menristekdikti Dulu


Menristekdikti RI M Nasir sempat mengusulkan impor rektor. Mengkritisi hal ini, para mahasiswa balik mengusulkan Presiden Joko Widodo untuk mengimpor Menristekdikti dulu.

Riauterkini-PEKANBARU- Koordinator Pusat BEM Nusantan Hengky Primana, mengkritik wacana Menristekdikti merekrut orang asing untuk memimpin perguruan tinggi di Indonesia.

Menurut Hengky, untuk meningkatkan peringkat PTN seharusnya menteri punya konsep untuk perbaikan pendidikan tinggi di Indonesia. Merekrut orang asing untuk menjadi Pimpinan di PTN adalah bentuk pesimisnya menteri dengan potensi para akademisi di Indonesia.

"Pak Menteri janganlah terlalu pesimis dengan potensi akademisi Indonesia, sebenarnya potensi Pak Menterilah yang harus diragukan dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia," ujar Hengky.

Menristekdikti M. Nasir sebelumnya sempat mempertanyakan, rektor mana yang sudah berhasil mengangkat peringkat perguruan tingginya ke kelas dunia.

Menanggapi hal itu, Hengky mengatakan, "Logikanya, jika belum ada satupun Rektor yang berhasil, berarti potensi menterinya dalam mengkoordinir para rektor yang harus dipertanyakan."

"Oleh karena itu saya kasih saran untuk Presiden Joko Widodo, dari pada impor rektor, lebih baik menterinya dulu yang diganti, karena saya rasa potensi Menristekdikti ini kurang untuk menaikkan peringkat perguruan tinggi di Indonesia," tambah Hengky.

"Dari pada impor rektor, lebih baik import Menristekdikti," tutup Hengky dengan candaan. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Dukung Program Pemerintah, PT Musim Mas Gelontorkan Bantuan Langsung Pendidikan
- Anggaran Pendidikan Naik 300 Persen, Forkom Riau: Pungutan Dianggap Pungli
- Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Guru 2019
- Melalui Mubes IX, Apri Nando Terpilih Aklamasi Sebagai Ketum Himarohu 2019-2021
- Program Good Laboratory Practices PT CPI–Umri Latih 100 Guru dan Dosen
- 46 Kepala Sekolah, Korwil dan Pengawas di Lingkup Dispora Kuansing Resmi Dilantik
- Sosialisasi di Rohul, Achmad: Empat Pilar MPR Dapat Menjamin Keutuhan Bangsa dan Negara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com