Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 13:16
Kejari Bengkalis Musnahkan 13,481 Kg Sabu dan 562 Ponsel Ilegal


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Agustus 2019 16:33
Pelatakan Batu Pertama 24 Agustus,
Gubri Siap Gerakan Wakaf Pembangunan Universitas Anak Yatim


Persiapan peletakan batu pertama pembangunan Universitas Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di kilometer 12 Jalan Garuda Sakti Ujung tepatnya di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung terus dilakukan.

Riauterkini - PEKANBARU - Persiapan peletakan batu pertama pembangunan Universitas Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di kilometer 12 Jalan Garuda Sakti Ujung tepatnya di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung terus dilakukan.

Peletakan batu pertama yang dijadwalkan dilakukan pada 24 Agustus nanti akan langsung dilakukan Menteri Agama (Menag) Arab Saudi Abdulrahman Mohammed Amin bersama Gubernur Riau H Syamsuar.

"Persiapan terus berjalan. Persiapan sudah 99 persen," kata Ketua Yayasan Wakaf dan Anak Yatim (Yawatim) Riau, Ahmad Chudori, Rabu (21/8/19).

Saat ini papar Chudori, kondisi di lokasi pelatakan batu pertama sudah dilakukan penggalian untuk pembangunan pondasi bangunan Universitas Anak Yatim dan Kaum Dhuafa.

Dewan Penasehat Yawatim ASEAN diantaranya Azali Johan, Prof Suwardi MS bersama Ketua Yawatim Riau juga sudah mengunjungi lokasi persiapan peletakan batu pertama.

Sementara Bupati Indragiri Hilir HM Wardan yang juga masuk jajaran dewan penasehat juga memberikan suportnya. "Kami sudah kerja sama dengan PDAM Kampar, untuk melakukan penyiraman jalan agar tak berdebu. Kami juga sudah bertemu dengan pak Sekda Kampar dan siap memberikan dukungannya atas rencana pembangunan Universitas Anak Yatim dan Kaum Dhuafa," ungkap Chudori.

Sementara Gubernur Riau H Syamsuar kembali menyatakan dukungan dan apresiasinya. Orang nomor satu di Riau ini bahkan menyatakan siap menggerakan kegiatan wakaf untuk pembangunan universitas, pada acara peletakan batu pertama nanti.

"Panitiakan nanti mau menggerakan wakaf. Ini kesempatan bagus, walau pun cuma 100 ribu rupiah, kita beramal," ungkap Gubri.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com