Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 5 April 2020 21:54
Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau

Ahad, 5 April 2020 21:39
Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ahad, 5 April 2020 20:33
Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur

Ahad, 5 April 2020 16:12
Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas

Ahad, 5 April 2020 16:02
Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara

Ahad, 5 April 2020 15:43
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia

Ahad, 5 April 2020 12:54
Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona

Ahad, 5 April 2020 11:31
6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu

Ahad, 5 April 2020 11:28
Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini

Ahad, 5 April 2020 11:06
Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Agustus 2019 16:27
Alasan Defisit Anggaran, STAIN Bengkalis PHK 7 Dosen

Berdalih defisit anggaran manajemen, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tujuh Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbagai disiplin ilmu.

Riauterkini-BENGKALIS- Berdalih defisit anggaran manajemen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) berjumlah 7 Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbagai disiplin ilmu.

Menurut kalangan dosen yang diberhentikan itu, dengan kebijakan PHK itu, mereka merasa telah didzolimi oleh manajemen kampus dan secara sepihak tanpa dasar dan alasan yang prosedural.

Kebijakan PHK oleh pihak manajemen kampus terhitung 1 Agustus 2019 dan surat yang diterima oleh kalangan dosen itu tertanggal 6 Agustus 2019 yang lalu.

"Kami sangat menyayangkan dan menyesalkan ada kebijakan kampus seperti ini. Dengan dalih anggaran defisit itu, kami merasa menjadi korban dan diberhentikan secara sepihak. Kami bekerja sesuai dengan kontrak kerja dan prosedur. Mengapa kami tiba-tiba di-PHK atau dibebastugaskan," ungkap salah seorang dosen yang menjadi korban PHK STAIN Bengkalis, Muhammad Hamzah kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Jum'at (30/8/19) siang.

Menurut dosen master hukum ini, selain dirinya ada enam orang dosen lainnya yang diberhentikan secara sepihak. Melalui surat yang disampaikan dengan masa berlaku yang sama.

"Kami juga merasa jika alasannya defisit anggaran, cukup aneh karena sampai sekarang belum ada laporan keuangan yang menyatakan defisit," sebut Hamzah lagi.

Sementara itu Ketua STAIN Bengkalis, Prof. Dr. H. Syamsul Nizar, M.Ag ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya telah menandatangani perihal surat PHK kepada sejumlah dosen berbagai bidang studi tersebut.

Kebijakan itu diambil karena anggaran bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami defisit.

"Alasan sesuai dengan surat tersebut. PNBP kami mengalami defisit. Padahal, sumber pembayaran dosen tetap bukan PNS diambil dari sumber PNBP. Tak ada penerimaan dosen tetap bukan PNS yang baru di STAIN," tegasnya singkat.***(dik)

Foto : Surat PHK salah satu dosen STAIN Bengkalis.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Pemprov Siapkan Intensif Bagi Tim Medis, Sopir Ambulan dan Pengangkat Jenazah Tangani Pasien Covid-19
- Dampak Virus Corona, Libur Sekolah di Pelalawan Diperpanjang Hingga 13 April
- Cegah Corona, Libur Sekolah di Bengkalis Diperpanjang Hingga 14 April
- Dukung Belajar Dirumah, IM3 Ooredo Beri Kuota Gratis 30 GB
- Antisipasi Corona, Pemkab Pelalawan Liburkan Siswa Selama Dua Pekan
- Corona, 152 SMP Sederajat di Bengkalis Mulai Hari Ini Diliburkan
- Sekolah Belum Diliburkan, Pemkab Inhu Baru Berencana Gelar Rapat Khusus


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com