Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 17 Januari 2020 20:05
Nama Yan Prana dan Indra Dikirm ke OJK Sebagai Calon Komut

Jum’at, 17 Januari 2020 20:03
Penggiat Lingkungan Apresiasi Langkah Eksekusi Pidana Pokok Senilai Rp5 Miliar PT PSJ

Jum’at, 17 Januari 2020 19:34
Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas

Jum’at, 17 Januari 2020 17:22
Tuntut Ketegasan Eksekusi Kebun Ilegal PT PSJ, Amper Datangi Kejati dan DLHK Riau

Jum’at, 17 Januari 2020 17:21
Tim Karlahut Padamkan Lahan Terbakar di GSK

Jum’at, 17 Januari 2020 16:44
BBKSDA Riau Cek Jejak Harimau di Tenayan

Jum’at, 17 Januari 2020 16:40
Puluhan RT dan RW di Air Jamban, Bengkalis Tak Miliki SK Aktif

Jum’at, 17 Januari 2020 15:23
Ganggu Kenyamanan, Belasan Sepeda Motor Knalpot Bising di Bengkalis Diamankan Polisi

Jum’at, 17 Januari 2020 14:04
Tawarkan Juga Potensi Kelapa, India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau

Jum’at, 17 Januari 2020 12:12
Gubri Pastikan Pejabat Pempov Positip Narkoba Sudah Diberhentikan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Agustus 2019 16:27
Alasan Defisit Anggaran, STAIN Bengkalis PHK 7 Dosen

Berdalih defisit anggaran manajemen, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tujuh Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbagai disiplin ilmu.

Riauterkini-BENGKALIS- Berdalih defisit anggaran manajemen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) berjumlah 7 Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbagai disiplin ilmu.

Menurut kalangan dosen yang diberhentikan itu, dengan kebijakan PHK itu, mereka merasa telah didzolimi oleh manajemen kampus dan secara sepihak tanpa dasar dan alasan yang prosedural.

Kebijakan PHK oleh pihak manajemen kampus terhitung 1 Agustus 2019 dan surat yang diterima oleh kalangan dosen itu tertanggal 6 Agustus 2019 yang lalu.

"Kami sangat menyayangkan dan menyesalkan ada kebijakan kampus seperti ini. Dengan dalih anggaran defisit itu, kami merasa menjadi korban dan diberhentikan secara sepihak. Kami bekerja sesuai dengan kontrak kerja dan prosedur. Mengapa kami tiba-tiba di-PHK atau dibebastugaskan," ungkap salah seorang dosen yang menjadi korban PHK STAIN Bengkalis, Muhammad Hamzah kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Jum'at (30/8/19) siang.

Menurut dosen master hukum ini, selain dirinya ada enam orang dosen lainnya yang diberhentikan secara sepihak. Melalui surat yang disampaikan dengan masa berlaku yang sama.

"Kami juga merasa jika alasannya defisit anggaran, cukup aneh karena sampai sekarang belum ada laporan keuangan yang menyatakan defisit," sebut Hamzah lagi.

Sementara itu Ketua STAIN Bengkalis, Prof. Dr. H. Syamsul Nizar, M.Ag ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya telah menandatangani perihal surat PHK kepada sejumlah dosen berbagai bidang studi tersebut.

Kebijakan itu diambil karena anggaran bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami defisit.

"Alasan sesuai dengan surat tersebut. PNBP kami mengalami defisit. Padahal, sumber pembayaran dosen tetap bukan PNS diambil dari sumber PNBP. Tak ada penerimaan dosen tetap bukan PNS yang baru di STAIN," tegasnya singkat.***(dik)

Foto : Surat PHK salah satu dosen STAIN Bengkalis.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Siapkan Prodi Akuntansi Syariah, STAI Ar-Ridho Bagansiapi Mou dengan STIE Syariah Bengkalis
- Dihadiri Waka MPR, Hima Prodi PPKn FKIP UNRI siap Gelar Olimpiade PPKn-9 Nasional
- Berbasis Online, UMRI Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2020-2021
- Sambangi Sejumlah Sekolah, IMP USU Kembali Sapa Siswa Pekanbaru
- Winter School, 9 Pelajar Riau ke Jepang
- Tingkatkan Skor, Lexie Training Adakan TOEFL Workshop Selama 2 Hari
- Executive Director PT CPI Berikan Kuliah Umum di UIR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com