Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Agustus 2019 16:27
Alasan Defisit Anggaran, STAIN Bengkalis PHK 7 Dosen

Berdalih defisit anggaran manajemen, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tujuh Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbagai disiplin ilmu.

Riauterkini-BENGKALIS- Berdalih defisit anggaran manajemen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) berjumlah 7 Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbagai disiplin ilmu.

Menurut kalangan dosen yang diberhentikan itu, dengan kebijakan PHK itu, mereka merasa telah didzolimi oleh manajemen kampus dan secara sepihak tanpa dasar dan alasan yang prosedural.

Kebijakan PHK oleh pihak manajemen kampus terhitung 1 Agustus 2019 dan surat yang diterima oleh kalangan dosen itu tertanggal 6 Agustus 2019 yang lalu.

"Kami sangat menyayangkan dan menyesalkan ada kebijakan kampus seperti ini. Dengan dalih anggaran defisit itu, kami merasa menjadi korban dan diberhentikan secara sepihak. Kami bekerja sesuai dengan kontrak kerja dan prosedur. Mengapa kami tiba-tiba di-PHK atau dibebastugaskan," ungkap salah seorang dosen yang menjadi korban PHK STAIN Bengkalis, Muhammad Hamzah kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Jum'at (30/8/19) siang.

Menurut dosen master hukum ini, selain dirinya ada enam orang dosen lainnya yang diberhentikan secara sepihak. Melalui surat yang disampaikan dengan masa berlaku yang sama.

"Kami juga merasa jika alasannya defisit anggaran, cukup aneh karena sampai sekarang belum ada laporan keuangan yang menyatakan defisit," sebut Hamzah lagi.

Sementara itu Ketua STAIN Bengkalis, Prof. Dr. H. Syamsul Nizar, M.Ag ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya telah menandatangani perihal surat PHK kepada sejumlah dosen berbagai bidang studi tersebut.

Kebijakan itu diambil karena anggaran bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami defisit.

"Alasan sesuai dengan surat tersebut. PNBP kami mengalami defisit. Padahal, sumber pembayaran dosen tetap bukan PNS diambil dari sumber PNBP. Tak ada penerimaan dosen tetap bukan PNS yang baru di STAIN," tegasnya singkat.***(dik)

Foto : Surat PHK salah satu dosen STAIN Bengkalis.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya
- Ratusan Pelajar di Mandau, Bengkalis Ikuti JMS
- Pakar Eksplorasi dan Psikolog Chevron Berbagi Ilmu di Migas Center UIR
- Rangking 1 sampai 3, Masuk Tanpa Tes di STAI Ar-Ridho Bagansiapipai
- Mahasiwa Rohil Taja Dialog Intelektual
- BI Beri Beasiswa Mahasiswa Unilak
- Mahasiswa FH Unilak Gelar Diskusi Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com