Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 6 Agustus 2020 18:56
Covid 19, Transaksi Digital Meningkat

Kamis, 6 Agustus 2020 18:54
Juli 2020, Riau Alami Deflasi 0,24 Persen

Kamis, 6 Agustus 2020 18:29
Tambah 15, Siak Masih Terbanyak Kasus Terkonfirmasi Covid-19

Kamis, 6 Agustus 2020 17:33
JFX Cabut SPAB PT AMF

Kamis, 6 Agustus 2020 16:58
HMI Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi di Pemkab Siak

Kamis, 6 Agustus 2020 16:55
Anggota DPD RI Berkunjung ke Bawaslu Kuansing

Kamis, 6 Agustus 2020 16:36
Polairud Bengkalis Musnahkan 30 Ton Gula Pasir Ilegal dari Malaysia

Kamis, 6 Agustus 2020 16:32
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan PT Arara Abadi Dalam Karhutla

Kamis, 6 Agustus 2020 14:50
Selain Pendakwah, UAS Juga Penyair

Kamis, 6 Agustus 2020 14:31
Didampingi Rektor UMRI, Ketum FERARI Resmi Buka PKPA & UPA di Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 September 2019 15:18
PT RAPP Gelar Pelatihan Guru SD se-Riau

Puluhan guru Sekolah Dasar (SD) se Provinsi Riau mengikuti Training of Trainer (ToT) Fasilitator Daerah, di Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU - Puluhan guru Sekolah Dasar (SD) se Provinsi Riau mengikuti Training of Trainer (ToT) Fasilitator Daerah, Selasa (17/9/2019), di Pekanbaru. Pelatihan ini merupakan bagian dari Program School Improvement PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam meningkatkan akses pendidikan baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana prasarana sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, M Zalal mengatakan pelatihan guru ini sangat berguna untuk mengajarkan guru agar lebih aktif dan kreatif, serta membuat anak didiknya lebih kritis dalam belajar.

"Kami berharap para guru dapat lebih eksis dan maju setelah mendapatkan pelatihan, dan terima kasih kepada RAPP atas inisiasi program peningkatan kualitas tenaga pendidik di Riau," ujarnya.

Head of Community Development (CD) RAPP, BR Binahidra Logiardi mengatakan pelatihan ini bertujuan agar para guru dapat menguasai materi pembelajaran aktif termasuk materi pengembangan manajemen sekolah, budaya baca, dan pengelolaan pendidikan di sekolah.

"Untuk pembelajaran aktif peserta merupakan guru-guru SD, sedangkan pelatihan manajemen berbasis sekolah, diikuti oleh para Kepala Sekolah dan Pengawas," jelasnya.

Selain pembelajaran, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan akreditasi sekolah dan mendukung sekolah Adiwiyata.

"Sejumlah sekolah binaan kita sudah ada yang mendapatkan adiwiyata, bahkan prestasinya meningkat. Untuk akreditasi, bukti fisik kegiatan di sekolah sangat penting, tanpa itu tidak masuk penilaian akreditasi. Kemudian juga dibutuhkan pengayaan penyiapan materi kesiapan akreditasi dari sekolah mitra," jelasnya.

Pelatihan ToT Modul II bagi Fasilitator Daerah (Fasda) ini diikuti oleh 60 guru peserta ditambah 15 Fasda dan tiga Fasilitator Nasional dari berbagai sekolah yang tersebar di lima Kabupaten di Riau. Acara ini berlangsung selama empat hari, 17-20 September 2019 di Pekanbaru. (rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Batasi Pertemuan dengan Siswa, SMP Taruna Andalan Pelalawan Belajar Sistem Daring
- Resmikan SMPN 6 Kuantan Mudik, Bupati Kuansing Harap Lahirkan SDM Unggul
- PT CPI Bagikan 2 Ribu Paket untuk Pelajar Suku Sakai
- Tak Diterima Sekola Negeri, Kakak-beradik Yatim ini Terancam Putus Sekolah
- Miris, "Dekengen" Tentukan Nasib Guru Honorer Sekolah Menjadi Honorer Pemda Bengkalis?
- Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau
- Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com