Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 Bidang 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Oktober 2019 17:28
Pasca Diresmikan, BLK Komunitas YP Muhammad Abduh Rohul Langsung Beri Pelatihan Kerja

BLK Komunitas Yayasan Pendidikan Muhammad Abduh sudah diresmikan, dan langsung memberikan pelatihan kerja kepada masyarakat untuk angkatan pertama dan kedua.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK) Yayasan Pendidikan Muhammad Abduh (YPMA) yang berlokasi di Kilometer 4 Pasirpangaraian‎, Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), resmi dipakai untuk pelatihan kerja masyarakat.

Peresmian BLK Komunitas YP Muhammad Abduh ditandai dengan pemotongan pita oleh‎ Kepala Seksi Pemberdayaan BLK Padang Syarif Hidayat, didampingi‎ Hidayati S.Kom, M.PdI‎, selaku Kepala BLK Komunitas YP Muhammad Abduh.

Tahap awal, BLK Komunitas YP Muhammad Abduh memberikan pelatihan kepada 32 masyarakat dari 16 kecamatan untuk kejuruan Teknik Informatika dan Komunikasi (TIK), terdiri 16 peserta dari angkatan pertama, dan 16 peserta lagi dari angkatan kedua.

Kasi Pemberdayaan BLK Padang, Syarif Hidayat‎, mengatakan BLK Komunitas dibangun dalam rangka BLK Padang bisa menyebarluaskan kompetensi kerja kepada masyarakat sampai pelosok pedesaan.

"Dalam arti BLK Komunitas kebanyakan untuk pesantren-pesantren yang ada di pelosok yang tidak bisa dijangkau oleh BLK UPTD yang ada di kota (pusat ibukota kabupaten)," jelas Syarif, menjawab riauterkinicom, Senin.

"Itu yang menjadi dasar menyebarkanluaskan kompetensi‎ (kerja) yang kita harapkan. Semua masyarakat bisa menikmati pelatihan yang kita sediakan oleh pemerintah," tambahnya.

Syarif mengaku sampai tahun ini BLK Padang telah punya 35 BLK Komunitas. Diperkirakan, jumlahnya akan terus bertambah, sesuai intruksi Presiden Joko Widodo dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) untuk tahun 2020.

‎Untuk bantuan BLK Komunitas YP Muhammad Abduh, diakuinya Syarif, BLK Padang memberikan membantu dana untuk pembangunan gedung dan ruangan praktek, termasuk peralatan pendukung dan biaya operasional selama pelatihan.



Syarif menuturkan membangun itu mudah, namun untuk memelihara itu yang sulit, sehingga ia mengharapkan semua unsur terlibat dengan keberadaan BLK Komunitas YP Muhammad Abduh ini, baik dari pemerintah kecamatan, Disnaker, pemerintah daerah (Pemda), dan lainnya.

"Bukan‎ bisa berdiri dengan hanya ketua yayasan saja mandiri, tetapi harus banyak bekerjasama dengan bidang-bidang yang lainnya‎," pungkas‎ Kasi Pemberdayaan BLK Padang, Syarif Hidayat.

Sementara, Kepala BLK Komunitas YP Muhammad Abduh, Hidayati mengatakan untuk pelatihan yang diikuti 32 peserta dari angkatan pertama dan angkatan kedua telah dimulai.

Pelatihan setiap Senin-Jumat selama 30 hari dan dibagi dalam dua sesi‎. Untuk sesi pertama masuk pukul 07.30 WIB sampai 15.00 WIB. Dan untuk sesi kedua masuk pukul 15.00 sampai 21.30 WIB.

Hidayati menuturkan 32 peserta dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Rohul, dan tidak ada syarat tamatan pendidikan. BLK sendiri lebih prioritaskan tamatan SD atau SMP yang memang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi.

"Itu yang kita utamakan untuk membentuk SDM Rokan Hulu untuk memberikan ilmu pengetahuan supaya mereka bisa dipakai dan bekerja di lembaga pemerintah atau lembaga swasta," kata perempuan yang akrab disapa Yayat.

"Tentu mereka kita persiapkan dengan skill‎ sesuai jurusan kita yaitu TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi)," tambah perempuan yang pernah menjabat Ketua Panwaslu Kabupaten Rohul.

Yayat mengaku untuk biaya selama pelatihan semuanya free atau gratis, sudah ditanggung penuh oleh BLK Padang.

"Mulai dari perlengkapan, modul, seragam, dan makan siang mereka sudah include di dalam program kita ini," ungkap Yayat.

"Jadi mereka tinggal datang saja, kalau gak mau juga datang itu ndak salah pemerintah‎," kata Yayat, dan optimis BLK Komunitas YP Muhammad Abduh bakal rutin memberikan pelatihan kerja ke masyarakat, selama disupport BLK Padang, dan support dari pemerintah daerah.

Yayat menambahkan setelah mengikuti pelatihan selama 30 hari, peserta pelatihan kerja akan diuji lagi oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)‎, menentukan apakah peserta berkompeten selama pelatihan atau belum diterjunkan ke masyarakat atau dunia kerja.

"Apakah kita betul-betul melakukan pelatihan sesuai Juknis (petunjuk teknis) atau tidak, tentunya kita tidak terlepas dari pengawasan dan perhatian dari BLK Padang," tuturnya.

Bagi peserta pelatihan kerja yang belum berkompeten, kata Yayat, bisa mengikuti pelatihan lagi, sampai mereka benar-benar berkompeten dan siap diterjunkan ke dunia kerja atau ke tengah masyarakat.

Setelah pembangunan gedung dibantu BLK Padang, BLK Komunitas YP Muhammad Abduh yang punya lahan hampir 1 hektar akan melakukan pengembangan‎ untuk membuka kejuruan lain, sebab masih banyak paket kejuruan yang bisa dibuka untuk memberikan kompetensi kerja ke masyarakat.***(zal)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com