Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 Bidang 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Oktober 2019 14:29
Bangun Insfratruktur, Disdik Bengkalis Tegaskan Patuhi Aturan dan Tidak Bedakan Sekolah

Disdik Bengkalis berupaya maksimal memenuhi sarana dan prasarana pendidikan. Patuhi aturan dan tidak membeda-bedakan sekolah.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, S.Pd, M.Pd menegaskan, bahwa untuk hibah insfrastruktur sekolah swasta seperti ke sekolah-sekolah madrasah sesuai ketentuan adalah tidak diperbolehkan dilakukan terus menerus dalam setiap tahun. Dan prosesnya adalah setahun sebelum disahkan dan sudah melakui diverifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sekretaris daerah (Sekda) maupun bupati.

"Kami tidak memperlambat, tetapi karena ada aturan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan. Seperti usulan 2020, proposal untuk diverifikasi TAPD sejak Juni, tetapi memang ada keterlambatan dari TAPD," ungkap Edi Sakura kepada sejumlah awak media, Rabu (23/10/19).

Lebih lanjut ditegaskan Edi Sakura, Disdik Bengkalis juga tidak membedakan sekolah negeri atau swasta, agama dan non agama, semua akan memperoleh hak yang sama dalam hal pemerataan insfratruktur selama itu tidak melanggar aturan.

"Apabila masuk dalam kategori hibah, maka usulan itu sebelumnya juga harus masuk dalam musyawarah pembangunan desa tempat bangunan yang akan dihibahkan dan tercatat. Agar tidak ada ditemukan kesalahan di kemudian hari. Kalaupun ada regulasi seperti perda, tentu harus tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi," katanya lagi.

Disinggung tentang realisasi kegiatan pada Disdik Bengkalis, Edi Sakura menyampaikan, sudah membaik dan sedikit menurun dibandingkan dengan tahun lalu. Hal itu disebabkan karena lelang proyek-proyek di atas pagu Rp200 juta di unit layanan pengadaan (ULP) prosesnya terjadi keterlambatan. Banyak sekali kegiatan yang belum dikerjakan karena belum dilelang oleh ULP.

"Entah apa permasalahannya kami tidak mengetahui pastinya. Kami berharap kepada ULP untuk anggaran yang kecil-kecil mudah-mudahan bisa terkejar kemungkinan dan dapat dikerjakan. Kalau untuk paket dengan nilai diatas miliaran sangat sulit untuk terkejar dan tidak mungkin lagi terkejar," ujarnya seraya meminta dukungan dan kerja sama dari parlemen, Komisi IV DPRD Bengkalis agar dunia pendidikan di Kabupaten Bengkalis semakin lebih baik.***(dik)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com