Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Mei 2020 23:32
Terharu Perjuangan Pengamen di Duri, Srikandi Masuri Pilih Anju Berbaju Lebaran

Selasa, 26 Mei 2020 21:14
Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh

Selasa, 26 Mei 2020 20:19
Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan

Selasa, 26 Mei 2020 20:05
Kembali Beraktifitas, Pemprov Riau Kembali Tegaskan Pentingnya Protokol Kesehatan

Selasa, 26 Mei 2020 19:43
Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia

Selasa, 26 Mei 2020 19:32
Dua Hari Terakhir Riau Nihil Tambahan Pasien Positif Covid-19

Selasa, 26 Mei 2020 17:24
Total Rp8,4 M, 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama

Selasa, 26 Mei 2020 16:58
Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan

Selasa, 26 Mei 2020 16:48
Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil Melalui Vidcon

Selasa, 26 Mei 2020 16:05
PSBB, Akses ke Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Ditutup Sementara


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 27 Oktober 2019 10:17
LL Dikti Wilayah X - Kadin Riau Gelar MoU dan Bimtek

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X bersama Kadin Riau gelar bimbingan tehnik pemutahiran data/feeder bagi operator PDPT PTS Riau.

Riauterkini-PEKANBARU- LL Dikti Wilayah X bersama Kadin menggelar MoU dan Bimtek pemutahiran data/feeder bagi operator PDPT PTS Riau Ahad (27/10/19). Kepala LL Dikti Kemenristek Dikti Prof Herri SE MBA mengatakan bahwa bimtek yanh digelar bertujuan untuk mendata dam memetakan dosen pengajar di perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayah 10.

Dengan pemetaan yang lengkap, diharapkan akan dapat dibuat kebijakan kebijakan yang sesuai dengan kondisi kekinian di industri dan dunia usaha. Misalnya meningkatkan kualitas dosen dengan up grading ilmu dosen dengan ilmu ilmu kekinian.

"Meningkatnya kualitas dosen dengan ilmu di dunia usaha dan industri kekinian, akan dapat menyiapkan lulusan perguruan tinggi siap terjun ke dunia usaha dan industri kekinian," terangnya.

MoU dengan Kadin, diharapkan akan dapat memberikan warna bagi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha. Karena menurutnya, Kadin sangat memahami perkembangan dan pertumbuhan industri serta kebutuhan tenaga kerja.

"MoU dengan Kadin serta bimtek yang digelar juga akan dapat menciptakan pengusaha baru. Karena dengan kebutuhan dunia industri akan dapat dipenuhi dari lulusan perguruan tinggi yang disiapkan untuk menjadi pangusaha pengusaha baru yang berbasis pada ilmu kekinian yang dibutuhkan saat ini," katanya.

Wakil Ketua Bidang Ristek Kadin Riau, Siswo Pranoto mengatakan bahwa Kadin menciptakan dan mengembangkan pengusaha industri, jasa dan perdagangan untuk ikut membangun ekonomi di Indonesia.

Kadin berencana menciptakan 10 juta pengusaha baru. Saat ini ekonomi sedang melambat. Pertumbuhan hanya 2,83 persen. Untuk itu pengusaha diharapkan berfikir dan berupaya untuk membangun dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

"Di Indonesia, jumlah pengusaha hanya 1,5 persen dari jumlah penduduk. Idealnya 10 persen, maka Indonesia tergolong sebagai negara konsumtif," katanya.

Di Riau, ada 190 ribu pengangguran. Dan jumlah itu akan bertambah setiap tahun. Solusinya ajalah harus memciptakan pengusaha baru. Tujuannya adalah untuk menciptakan lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja yang ada.

Untuk itu, Kadin Riau bersama Kemenristek Dikti berupaya untuk dapat menciptakan pengusaha pengusaha baru. Karena, jumlah lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja.

"Saat ini, masih banyak pengusaha yang berpendidikan sekolah lanjutan. Jika penciptaan pengusaha baru yang berbasis penguruan tinggi, bisa kita bayangkan dunia usaha kita ke depannya," katanya.

Kadin menyambut baik MoU dengan Kemenristek Dikti untuk menciptakan pengusaha yang tangguh dalam dunia usaha dan industri. Kadin juga ingin MoU ini bukan hanya seremoni saja, tetapi diimplementasikan.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020
- BPKAD Kuansing Jelaskan Honor Guru Bantu Belum Dibayarkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com