Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 28 September 2020 21:38
Bunda PAUD Inhil Jadi Pembicara Utama Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Episode 3

Senin, 28 September 2020 21:17
169 Advokat di Pekanbaru Dilantik dan Diambil Sumpah

Senin, 28 September 2020 20:51
Pilih "ES4", Ini yang Bakal Dinikmati Masyarakat di Duri, Bengkalis

Senin, 28 September 2020 20:45
Polda Riau Dalami Dugaan Perambahan Hutan dan Pencucian Uang Sihol Pangaribuan

Senin, 28 September 2020 20:42
Dua Pekan Dirawat, Dokter FH Hutahuruk Meninggal Karena Corona

Senin, 28 September 2020 20:06
Hari Ini, Jubir Covid - 19 Kuansing Rilis 5 Pasien Positif Corona

Senin, 28 September 2020 19:56
Tekan Angka Penyebaran Covid - 19, PDAM TT Cabang Duri Tebar Ratusan Masker

Senin, 28 September 2020 18:47
Kasus Covid-19 di Riau Capai 7 Ribu Lebih

Senin, 28 September 2020 17:48
Jawab Tudingan, Rektor UIN Suska Riau Sampaikan Klarifikasi ke Kemenag

Senin, 28 September 2020 17:31
IPMAKA Resmi Dilantik


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 29 Nopember 2019 15:29
Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Guru 2019

Digelar peringatan Hari Guru 2019 tingkat Kabupaten Kuansing. Upacaranya dipimpin Bupati Mursini.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si pimpin upacara peringatan hari Guru, Jumat (29/11/2019) di Lapangan Limuno Telukkuantan.

Pada peringatan hari Guru ini, Bupati Mursini, menyampaikan amanat Menteri pendidikan dan kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, biasanya kata Bupati, tradisi hari Guru dipenuhi kata-kata inspiratif dan periodik.

Namun, kali ini pidato mendikbud berbeda dari pidato Menteri terdulu, dan ingin bucara apa adanya dengan hati yang ikhlas dan tulus ditujukan kepada semua Guru dari Sabang sampai Merauke.

Disampaikan Bupati, tugas Guru adalah pekerjaan yang mulia dan tersulit, sebab ditugaskan untuk membentuk generasi masa depan bangsa. Tapi lebih sering diberi aturan dibanding pertolongan.

"Satu sisi Guru diberi tugas membantu murid di kelas, akan tetapi waktu habis menyelesaikan tugas administratif tanpa manafaat yang jelas," ungkap Bupati.

Para Guru tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka, karena didesak berbagai kepentingan.

Kadang kalah para Guru ingin mengajak murid ke luar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

"Sehingga anda frustasi, karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghapal," sebut Bupati menyempaikan amanat Menteri.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Bupati Inhil Resmikan Kampong Inggris AHRA ke-10
- Keluarga Besar UIN Suska Riau Tuntut Rektor Mundur
- Bukunya Dibedah, UAS Dipastikan Hadir
- Tinggalkan Kegiatan Berkesan, Perpisahan KBM Fakultas Hukum Unilak Bikin Warga Terharu
- UPP Rohul Resmikan Fakultas Kesehatan dan Kecantikan, Jadi Satu-satunya di Riau
- Gandeng Unilak dan UR, PT CPI Dukung Peningkatan Kualitas SDM
- Siswa SMP Global Andalan Belajar Bedakan Berita, Opini dan Hoaks


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com