Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 00:12
Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng

Selasa, 2 Juni 2020 19:42
Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat

Selasa, 2 Juni 2020 18:45
Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis

Selasa, 2 Juni 2020 17:30
Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri

Selasa, 2 Juni 2020 16:13
Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil

Selasa, 2 Juni 2020 16:09
Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas

Selasa, 2 Juni 2020 16:06
Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna

Selasa, 2 Juni 2020 16:05
Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa

Selasa, 2 Juni 2020 15:27
Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul

Selasa, 2 Juni 2020 14:58
Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 29 Nopember 2019 15:29
Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Guru 2019

Digelar peringatan Hari Guru 2019 tingkat Kabupaten Kuansing. Upacaranya dipimpin Bupati Mursini.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si pimpin upacara peringatan hari Guru, Jumat (29/11/2019) di Lapangan Limuno Telukkuantan.

Pada peringatan hari Guru ini, Bupati Mursini, menyampaikan amanat Menteri pendidikan dan kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, biasanya kata Bupati, tradisi hari Guru dipenuhi kata-kata inspiratif dan periodik.

Namun, kali ini pidato mendikbud berbeda dari pidato Menteri terdulu, dan ingin bucara apa adanya dengan hati yang ikhlas dan tulus ditujukan kepada semua Guru dari Sabang sampai Merauke.

Disampaikan Bupati, tugas Guru adalah pekerjaan yang mulia dan tersulit, sebab ditugaskan untuk membentuk generasi masa depan bangsa. Tapi lebih sering diberi aturan dibanding pertolongan.

"Satu sisi Guru diberi tugas membantu murid di kelas, akan tetapi waktu habis menyelesaikan tugas administratif tanpa manafaat yang jelas," ungkap Bupati.

Para Guru tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka, karena didesak berbagai kepentingan.

Kadang kalah para Guru ingin mengajak murid ke luar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

"Sehingga anda frustasi, karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghapal," sebut Bupati menyempaikan amanat Menteri.* (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan
- Bupati Kuansing Awali Pengecoran Pomdasi Pembangunan Pondok Tahfidz Quran
- Hardiknas, PGK Bengkalis Prihatin Angka Anak Putus Sekolah Tinggi
- Pelaku Minta Maaf, Disdik Rohul Panggil Kepsek Terkait Video Kelulusan tak Senonoh
- Rayakan Kelulusan dengan Cara tak Senonoh, Video Sejumlah Pelajar di Rohul Viral
- PCR-Telkomsel/XL, 1757 Mahasiswa Reguler dan Staf Aktif Dapat Subsidi Kuota
- Pemkab Kuansing Umumkan Penerima Bantuan Sosial Pendidikan Tahun 2020


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com