Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 30 September 2020 15:44
PT PCR Kembali Bagi Ratusan Masker ke Rumah Ibadah di Duri

Rabu, 30 September 2020 13:49
Tak Sesuai PKPU, Bawaslu Tertibkan Baliho Peserta Pilkada Inhu

Rabu, 30 September 2020 13:39
Diterima Gubri, PT RAPP Bantu 100 Ribu Masker Berbahan Rayon

Rabu, 30 September 2020 12:58
Kecewa Pemkab dan DPRD, RT, RW dan LPM di Duri Timur Serahkan SK ke Lurah 

Rabu, 30 September 2020 11:22
Pilkada Bengkalis, Bawaslu Bengkalis Bongkar Paksa Alat Peraga Sosialisasi Paslon

Rabu, 30 September 2020 11:08
Korban Kecewa, Polda Riau Rubah DPO Penipuan Rp40 Miliar jadi Wajib Lapor

Rabu, 30 September 2020 10:32
Aniaya dan Buang Anak Kandung, Warga Pelalawan Serahkan Diri ke Polisi

Rabu, 30 September 2020 09:15
Kasus Positif Covid - 19 di Kuansing Bertambah 2 Orang

Rabu, 30 September 2020 08:02
Rugikan Negara Rp50 M, Dua Petinggi PT WIKA dalam Morupsi Jembatan Bangkinang

Selasa, 29 September 2020 20:38
DPRD Inhu Tolak Pengesahan APBD Perubahan 2020


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 1 Pebruari 2020 20:40
1.484 Mahasiswa Diwisuda, Nurhakim Pemuncak Wisudawan UIR Periode I Tahun 2020

Sebanyak 1.484 mahasiswa UIR menuntaskan proses studi. Adalah Nurhakim lulus terbaik untuk priode I 2020.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 1.484 mahasiswa/i menjalani proses wisuda dalam sidang senat terbuka sarjana dan pascasarjana periode I tahun 2020 di GOR Universitas Islam Riau (UIR), Sabtu (01/02/20). Dari ribuan wisudawan yang sudah menamatkan pendidikan bangku kuliahnya tersebut, Nurhakim mahasiswa dari Prodi Geologi Fakultas Teknik berhasil menduduki tangga pemuncak tingkat universitas dengan menorehkan IPK tertinggi 3,89.

Lalu diposisi kedua diraih oleh Fitri Wulandari dari Prodi Ekonomi Islam Fakultas Agama Islam dengan IPK 3,82. Menyusul kemudian Aminah Cahya Ningrum IPK 3,81 Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP, Jessy Rahayu (IPK 3,79 Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi), Sofi Mak Rifah (IPK 3,79 Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian), Meilisa Kurnia Putri (IPK 3,77 Prodi Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Ravinsca Ananda Natasya (IPK 3,74 Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum), Fadli Reza Widodo (IPK 3,70 Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi). Sementara itu di Program Pascasarjana, Gustia Hendri dari Prodi Ilmu Administrasi juga menduduki tangga pemuncak dengan torehan IPK 3,93.

Dengan prestasi tersebut, para pemuncak tingkat universitas dan fakultas itupun mendapatkan penghargaan dari pihak kampus berupa uang tunai Rp2 juta untuk peraih IPK tertinggi tingkat universitas dan masing-masing Rp1 juta untuk para pemuncak tingkat fakultas.

Menurut Rektor UIR, Prof Dr Syafrinaldi, dari ribuan wisudawan/i itu, tujuh orang diantaranya juga merupakan warga negara asing asal Negeri Gajah Putih.

Disela kesempatannya memimpin prosesi wisuda tersebut, Rektor pun berpesan kepada seluruh wisudawan/i agar bisa memanfaatkan ilmu yang sudah didapatkan selama di bangku kuliah, baik dalam mendapatkan pekerjaan maupun menciptakan lapangan kerja. Menjadi lulusan yang bertakwa, amanah serta tetap menjaga nama baik almameter. Tak lupa pula Rektor mengingatkan agar para wisudawan selalu menghormati dan menyayangi orang tuanya masing-masing.

"Kita semua bisa berhasil karena jasa orang tua. Jadi jangan pernah sakiti orang tua kita dengan lisan maupun perbuatan. Mudah-mudahan mahasiswa yang diwisuda hari ini nantinya akan menjadi sukses dalam mendapatkan pekerjaan dan mencapai cita citanya di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Saat ini, sambung Rektor, UIR sendiri sudah memiliki mahasiswa berjumlah 27.410 orang, tersebar di 42 program studi dan alumni sebanyak 55.336 orang. Kampus yang telah berusia 58 tersebut juga sudah mencatatkan beberapa prestasi akademik dalam satu tahun terakhir. Beberapa diantaranya yaitu berdasarkan rilis Kemristekdikti RI pada 19 November 2019 lalu, UIR berada di urutan ranking 72 pada Cluster Utama dari 4.700 perguruan tinggi se-Indonesia. Padahal tahun 2017 silam, posisi UIR hanya berada di urutan 1.700 secara nasional.

Selanjutnya terbitnya SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang Izin Pembukaan Program Studi Doktor Hukum UIR yang merupakan Prodi Doktor pertama di Sumatera yang diselenggarakan PTS. Prestasi lain, sambungnya, 18 prodi di UIR dari 10 fakultas dan program pascasarjana sudah berakreditasi Internaional oleh Accreditation Services For International Colleges and Universities (ASIC) United Kingdom.

'Alhamdulillah UIR masih menjadi satu-satunya PTS di Sumatera yang memiliki akreditasi internasional," tutupnya.***(gas)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Bupati Inhil Resmikan Kampong Inggris AHRA ke-10
- Keluarga Besar UIN Suska Riau Tuntut Rektor Mundur
- Bukunya Dibedah, UAS Dipastikan Hadir
- Tinggalkan Kegiatan Berkesan, Perpisahan KBM Fakultas Hukum Unilak Bikin Warga Terharu
- UPP Rohul Resmikan Fakultas Kesehatan dan Kecantikan, Jadi Satu-satunya di Riau
- Gandeng Unilak dan UR, PT CPI Dukung Peningkatan Kualitas SDM
- Siswa SMP Global Andalan Belajar Bedakan Berita, Opini dan Hoaks


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com