Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Agustus 2020 21:13
Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau

Senin, 10 Agustus 2020 20:53
Diduga Dipersulit Pengurusan Surat Tanah, Taman Pengajian di Rumbai Terkendala

Senin, 10 Agustus 2020 20:17
DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal

Senin, 10 Agustus 2020 20:01
Bertambah 40, Dua Warga Luar Provinsi Riau Terkonfirmasi Covid-19 di Riau

Senin, 10 Agustus 2020 16:58
BPKAD Bengkalis Segera Lelang 56 Unit Mobnas

Senin, 10 Agustus 2020 15:36
Plt Bupati Bengkalis Masuk Bui, Tokoh Masyarakat Mandau Prihatin

Senin, 10 Agustus 2020 15:11
BNNP Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dan 10.000 Butir Ekstasi

Senin, 10 Agustus 2020 15:08
Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau

Senin, 10 Agustus 2020 14:37
Gondol 430 Meter, Komplotan Maling Pipa Minyak CPI Diringkus Polres Bengkalis

Senin, 10 Agustus 2020 14:02
Waspada COVID-19, Pemko Pekanbaru Gelar Razia Masker


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 April 2020 16:35
Uang SPP Sekolah Swasta Tetap Dipungut, Ini Kata Plt Kadisdik Riau

Sejumlah wali murid sekolah swasta keluhkan pemungutan SPP meski sekolah diliburkan. Plt Kadisdik Riau segera membuat edaran.

Riauterkini-PEKANBARU- Nasib anak didik ditengah wabah Corona virus disease 2019 (Covid-19) atau yang dikenal sebagai virus Corona, berdampak. Seluruh anak didik sekolah negeri dan suwasta diliburkan dan harus belajar dari rumah, dengan para pelajaran yang diberikan para gurunya. Sementara uang SPP atau sejenisnya, tetap dipungut pihak pengelola sekolah suwasta.

Dengan wabah covid-19 ini, tentunya tidak terdampak pada anak didik saja, tetapi berdampak pada seluruh nya, termasuk perekonomian masyarakat yang turun. Dengan turunnya perekonomian, tentunya para orang tua atau wali murid merasa keberatan dengan adanya pungutan uang SPP tersebut dan memohon adanya keringanan, agar anak didiknya bisa terus belajar.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Kaharudin kepada riauterkini.com, bahwa pihaknya segera melayangkan surat kepada seluruh sekolah suwasta ditingkat SMA/SMK sederajat untuk memberikan keringanan bagi orang tua murid untuk dapat melunasi uang pungutan tersebut.

"Untuk PPDB, Disdik Prov Riau sedang membuat surat himbauan kepada sekolah swasta, agar memberi kemudahan kepada orang tua untuk melunasi pungutan PPDB (uang pemb atau apapun namanya) secara mencicil," ujar Plt Kadisdik Kaharudin kepada riauterkini.com.

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa, apabila ada orang tua atau wali murid yang merasa keberatan dengan adanya pungutan tersebut, dapat berkoordinasi dengan MKKS SMA/SMK swasta.

"untuk pungutan apapun yang dilakukan pihak sekolah swasta tidak ada regulasi bagi Disdik Prov Riau, untuk melarang hal itu. Jika orang tua merasa keberatan, sebaiknya berkoordinasi dengan MKKS SMA/SMK Swasta," ujar Kaharudin lagi.*(vila)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Dapat Dana BOSDA Riau, Gubri Minta Sekolah Swasta tak Pungut Uang SPP.
- Batasi Pertemuan dengan Siswa, SMP Taruna Andalan Pelalawan Belajar Sistem Daring
- Resmikan SMPN 6 Kuantan Mudik, Bupati Kuansing Harap Lahirkan SDM Unggul
- PT CPI Bagikan 2 Ribu Paket untuk Pelajar Suku Sakai
- Tak Diterima Sekola Negeri, Kakak-beradik Yatim ini Terancam Putus Sekolah
- Miris, "Dekengen" Tentukan Nasib Guru Honorer Sekolah Menjadi Honorer Pemda Bengkalis?
- Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com