Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 4 Juli 2020 18:32
Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:35
Riau Masuk Delapan Nominasi API

Sabtu, 4 Juli 2020 17:20
Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:16
Antisipasi Penyebaran Covid 19, Dewan Minta Pelabuhan di Pekanbaru Diperketat

Sabtu, 4 Juli 2020 17:08
Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19

Sabtu, 4 Juli 2020 16:23
Satu Pegawai Positif Corona, Sport Station di Mal Pekanbaru Tutup Semetara

Sabtu, 4 Juli 2020 13:20
Gubri dan Pangdam Cek Kesiapan Sebelum Peresmian Tol Permai

Sabtu, 4 Juli 2020 08:27
SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online

Sabtu, 4 Juli 2020 07:47
Bupati Kuansing Tandatangani MoU Tambang Bebas Mercury dengan Kemen LHK

Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 Juni 2020 12:51
Demo, Mahasiswa UIN Suska Tuntut UKT Dipotong 50 Perseng

Puluhan mahasiswa UIN Suska Pekanbaru berdemo. Mereka menuntut pemotongan UKT 50 persen.

Riauterkini-PEKANBARU- Mahasiswa Pejuang UKT UIN SUSKA RIAU aksi menuntut UKT yang di ikuti oleh puluhan Mahasiswa UIN SUSKA RIAU. Aksi di mulai pada pukul 10.00 WIB, jumat (26/6/29) di Gedung Rektorat lantai 4, kegiatannya adalah Pembukaan orasi oleh korlap yaitu Arifuttajjalli dan diakhiri dengan kesepakatan perjanjian oleh WR II dan biro AUPK untuk mempertemukan masa aksi dengan Rektor UIN SUSKA RIAU.

Dalam penyampaian orasinya Mahasiswa Pejuang UKT menyampaikan bahwasanya sebelum melakukan aksi mereka sudah mengupayakan proses komunikasi selama 2 Minggu dengan Kabag, Biro dan Wakil Rektor agar di pertemuan dengan rektor UIN SUSKA RIAU, dan juga telah menyerahkan tuntutan kepada WR III selaku wakil kemasiswaan, WR III merespon baik dan tuntutan telah sampai ke meja rektor, namun rektor tak kunjung merespon dan menemui Mahasiswa. Saat di hubungi via telepon dan WhatsApp oleh jajarannya staf, Biro, dan WR, rektor menolak menjawab telpon dan WhatsApp jajaran nya tersebut.

Mahasiswa menyampaikan kekecewaannya terhadap pimpinan UIN SUSKA RIAU yang tak kunjung menemui mereka. Dan menempuh langkah terakhir yakni melakukan aksi. dalam orasinya Mahasiswa menyampaikan tuntutan, yaitu;

1. Menentapkan pengurangan UKT untuk 5 kriteria yang telah d sebutkan dalam KMA Nomor 515 tahun 2020, untuk di kurangi sebesar 50%, bagi semua yang mengajukan. Mengingat 5 kriteria tersebut sangat terdampak wabah Covid 19.

2. Untuk semua mahasiswa aktif yang tidak termasuk dalam point 1 mendapatkan fasilitas kuota internet sebesar Rp. 50.000,- perbulan. Dan diberikan selama 6 bulan. Mengingat selama mengikuti perkuliahan sistem daring Mahasiswa tidak memakai fasilitas kampus seperti gedung belajar, listrik, Wifi, dll.

Mahasiswa menyampaikan tuntutan, jika rektor tidak bisa mengakomodir 2 tuntutan mahasiswa tersebut, maka lebih baik rektor UIN SUSKA RIAU turun saja dari jabatannya.

Mahasiswa dalam orasinya juga meminta transparansi pengalokasian dana UKT untuk mahasiswa UIN SUSKA Pekanbaru.***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa
- Demo, Mahasiswa UIN Suska Tuntut UKT Dipotong 50 Perseng
- Aplikasi Digitalku Hadir di Riau, Solusi Belajar Siswa di Masa Pandemi
- STIE Bangkinang dan STAI Ar Ridha Bagansiapiapi MoU Peningkatan Kualitas SDM
- Mahasiswa Kunkerta UR Bantu Penyaluran BLT di Bandar Petalangan
- Pastikan PPDB Online Lancar, Kadisdik Bengkalis Tinjau Sejumlah Sekolah di Duri
- Cermati PPDB, Lurah Duri Timur Gelar Rapat Tertutup Bareng Perangkatnya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com