Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Senin, 3 Agustus 2020 21:25
Jelang Diresmikan Jokowi, 248 Titik CCTV Dipasang Dijalan Tol Permai

Senin, 3 Agustus 2020 20:45
Sri Barat Diyakini Berpotensi Sapu Bersih Dukungan Swing Voters di Pilkada Bengkalis

Senin, 3 Agustus 2020 20:21
Pilkada 2020, PWI Bengkalis Terbuka dengan Seluruh Kandidat

Senin, 3 Agustus 2020 19:38
Demokrasi di Riau Kategori Level Sedang

Senin, 3 Agustus 2020 19:11
Bertambah 50, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Terbanyak dari Rohil

Senin, 3 Agustus 2020 18:19
Bapenda Pekanbaru Sembelih 9 Ekor Hewan Kurban

Senin, 3 Agustus 2020 17:31
21 Warga Positif Covid 19, Polilklinik Rawat Jalan RSUD Rohil Tutup Sementara

Senin, 3 Agustus 2020 17:03
Pengunduran Diri Kepsek SMPN Ditolak Pemkab Inhu

Senin, 3 Agustus 2020 16:18
Nostalgia Pewarta, Bagus Santoso Sambangi PWI Bengkalis

Senin, 3 Agustus 2020 15:35
Distan Bengkalis Berkurban Tiga Sapi dan Dua Kambing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 5 Juli 2020 13:17
Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat

Rektor Unilak Pekanbaru memecat kepala perpustakaan. Sanksi terkait pembuangan ratusan skripsi yang videonya viral.

Riauterkini - PEKANBARU - Tersebar di berbagai media sosial terkait pembuangan skripsi di Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru. Dalam video yang berdurasi 21 detik itu, tumpukan skripsi yang diklaim telah rusak dilemparkan dari sebuah jendela yang berada di lantai dua di Universitas tersebut.

Dengan adanya kejadian itu, Rektor Unilak, Dr Junaidi mengatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas. Salah satunya yakni memberhentikan Kepala Pustaka kampus yang beroperasi di jalan Yos Sudarso, Pekanbaru itu.

"Sangat kita sayangkan. Ini Kecelakaan. Kita juga sudah berhentikan Kepala Pustaka Unilak dan diambil alih langsung oleh Wakil Rektor I Bidang akademik," terangnya saat berbincang bersama riauterkini.com, Minggu (05/07/20)

Ditegaskannya, skripsi yang berada dalam video itu adalah skripsi yang sudah rusak, basah. Rencananya bukti tugas akhir yang mengantarkan kelulusan bagi para mahasiswa itu akan dipindahkan ke tempat yang sudah disediakan oleh pihak kampus.

" Kita sudah sediakan tempatnya dan saat ini sebenarnya Unilak telah memulai program repository atau tempat penyimpanan karya ilmiah seperti skripsi dalam bentuk digital," tuturnya.

"Kita meminta maaf atas adanya kejadian ini. Itu juga melukai kita. Tidak ada mekanisme seperti itu. Itu kesalahan staf," ungkapnya.

Sementara itu, Alumni Fakultas Hukum Unilak, Haidir Tanjung mengatakan bahwa apa yang terjadi dalam video itu sangat menyakiti hati mahasiswa khususnya alumni.

"Memang benar, skripsi usang sudah disalin gitalisasi. Tetapi sikap kampus main buang seperti itu melabrak etika. Seakan tidak menghargai jerih payah mahasiswanya yang dulu bersusah payah mengumpulkan uang untuk menjilid skripsinya. Semoga cara-cara yang kurang elok dipandang ini tidak terulang kembali," katanya.***(arl)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Pengajuan Mundur 64 Kepala SMP di Inhu Jadi Perhatian Kemendikbud
- PT CPI Bagikan 2 Ribu Paket untuk Pelajar Suku Sakai
- Tak Diterima Sekola Negeri, Kakak-beradik Yatim ini Terancam Putus Sekolah
- Miris, "Dekengen" Tentukan Nasib Guru Honorer Sekolah Menjadi Honorer Pemda Bengkalis?
- Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau
- Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat
- Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com