Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Agustus 2020 21:30
Tim Lapfor Pekanbaru Selidiki Penyebab Kebakaran HPBB Telkom

Rabu, 12 Agustus 2020 20:10
Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau

Rabu, 12 Agustus 2020 18:30
Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau

Rabu, 12 Agustus 2020 17:19
Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III

Rabu, 12 Agustus 2020 17:11
Dewan Minta Pemko Pekanbaru Garap PAD Pajak yang Belum Optimal

Rabu, 12 Agustus 2020 16:51
Kadiskominfotik Riau Ajak Masyarakat Gunakan Internet Dengan Bijak dan Sehat

Rabu, 12 Agustus 2020 16:37
Mandiri Syariah dan BTN Syariah Sinergi Perluas Layanan Pembiayaan KPR

Rabu, 12 Agustus 2020 16:08
51.520 Pemilih TMS di Riau Masuk A-KWK

Rabu, 12 Agustus 2020 15:36
BPJS Kesehatan Relaksasi Ringankan Peserta JKN Bayar Iuran

Rabu, 12 Agustus 2020 14:38
PN Bengkalis Vonis Dua Kurir Sabu 16 Tahun Penjara dan Denda Rp1 M


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 5 Juli 2020 13:17
Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat

Rektor Unilak Pekanbaru memecat kepala perpustakaan. Sanksi terkait pembuangan ratusan skripsi yang videonya viral.

Riauterkini - PEKANBARU - Tersebar di berbagai media sosial terkait pembuangan skripsi di Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru. Dalam video yang berdurasi 21 detik itu, tumpukan skripsi yang diklaim telah rusak dilemparkan dari sebuah jendela yang berada di lantai dua di Universitas tersebut.

Dengan adanya kejadian itu, Rektor Unilak, Dr Junaidi mengatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas. Salah satunya yakni memberhentikan Kepala Pustaka kampus yang beroperasi di jalan Yos Sudarso, Pekanbaru itu.

"Sangat kita sayangkan. Ini Kecelakaan. Kita juga sudah berhentikan Kepala Pustaka Unilak dan diambil alih langsung oleh Wakil Rektor I Bidang akademik," terangnya saat berbincang bersama riauterkini.com, Minggu (05/07/20)

Ditegaskannya, skripsi yang berada dalam video itu adalah skripsi yang sudah rusak, basah. Rencananya bukti tugas akhir yang mengantarkan kelulusan bagi para mahasiswa itu akan dipindahkan ke tempat yang sudah disediakan oleh pihak kampus.

" Kita sudah sediakan tempatnya dan saat ini sebenarnya Unilak telah memulai program repository atau tempat penyimpanan karya ilmiah seperti skripsi dalam bentuk digital," tuturnya.

"Kita meminta maaf atas adanya kejadian ini. Itu juga melukai kita. Tidak ada mekanisme seperti itu. Itu kesalahan staf," ungkapnya.

Sementara itu, Alumni Fakultas Hukum Unilak, Haidir Tanjung mengatakan bahwa apa yang terjadi dalam video itu sangat menyakiti hati mahasiswa khususnya alumni.

"Memang benar, skripsi usang sudah disalin gitalisasi. Tetapi sikap kampus main buang seperti itu melabrak etika. Seakan tidak menghargai jerih payah mahasiswanya yang dulu bersusah payah mengumpulkan uang untuk menjilid skripsinya. Semoga cara-cara yang kurang elok dipandang ini tidak terulang kembali," katanya.***(arl)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Bupati Kuansing Resmikan SMPN 3 Hulu Kuantan
- Dapat Dana BOSDA Riau, Gubri Minta Sekolah Swasta tak Pungut Uang SPP.
- Batasi Pertemuan dengan Siswa, SMP Taruna Andalan Pelalawan Belajar Sistem Daring
- Resmikan SMPN 6 Kuantan Mudik, Bupati Kuansing Harap Lahirkan SDM Unggul
- PT CPI Bagikan 2 Ribu Paket untuk Pelajar Suku Sakai
- Tak Diterima Sekola Negeri, Kakak-beradik Yatim ini Terancam Putus Sekolah
- Miris, "Dekengen" Tentukan Nasib Guru Honorer Sekolah Menjadi Honorer Pemda Bengkalis?


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com