Home > Pendidikan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Januari 2021 09:53
Lagi, Warga Bengkalis Meninggal Dunia karena Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 07:19
Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil

Selasa, 26 Januari 2021 07:16
Dihadiri Berbagai Pihak, Dandim Resmi Lapangan Tembak Baru Kodim 0314 Inhil

Senin, 25 Januari 2021 20:27
Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data

Senin, 25 Januari 2021 20:23
Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan

Senin, 25 Januari 2021 20:20
Achizul Hendri Nahkodai Kadin Kota Pekanbaru

Senin, 25 Januari 2021 19:52
DPRD Riau Sebut Inilah Pemilihan Komisaris BUMD Terburuk

Senin, 25 Januari 2021 19:38
Pasien Positif Covid - 19 di Kuansing Sembuh 4 Orang

Senin, 25 Januari 2021 19:36
Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu

Senin, 25 Januari 2021 18:27
Pengangkatan Komisaris dan Direksi 2 BUMD Riau, FKPMR Nyatakan Sikap


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Nopember 2020 13:00
40 Kepala Madrasah di Rohul Ikuti Pelatihan Persiapan Kompetensi Angkatan Kedua

Puluhan kepala madrasah di Kabupaten Rohul mengikuti pelatihan penguatan kompetensi, sebagai bekal untuk mengikuti assesment tingkat nasional.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Sebanyak 40 kepala madrasah di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengikuti Pelatihan Kerjasama Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah.

Pelatihan selama empat hari dipusatkan di Sapadia Hotel Pasirpengaraian dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, didampingi Kakan Kemenag Rokan Hulu, Drs H Syahrudin M.Sy dan Kepala Balai Diklat Padang, Drs H Khairul Amani MA, Selasa (10/11/2020).

Kakanwil Kemenag Riau, Dr H Mahyudin MA, mengatakan Pelatihan Penguatan Kompetensi angkatan kedua ini diselenggarakan oleh masyarakat kerjasama Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Kemenag Kabupaten Rokan Hulu kerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Padang.

Sebelumnya, kata Mahyudin, pelatihan serupa dilaksanakan langsung di Balai Diklat Padang yang membawahi empat provinsi, yaitu Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi. Namun untuk efektivitas waktu bisa dilakukan di daerah masing-masing melalui MoU.

"Tidak mungkin kepala madrasah dipanggil satu persatu ke Balai Diklat, sehingga balai Diklat punya inisiatif bersama-sama dengan kelompok kerja kepala madrasah untuk melakukan MoU," jelas Mahyudin.

Ia berharap 40 kepala madrasah di Rokan Hulu yang mengikuti pelatihan angkatan kedua ini serius mengikuti Diklat.

"Dari informasi yang saya dapat, dua angkatan itu sudah ada 80 orang yang mengikuti pelatihan, dan masih ada sekitar 20-an orang lagi kepala madrasah yang belum mendapatkan pelatihan ini. Mudah-mudahan nanti ke depan bisa," kata Mahyudin dan berharap seluruh KKM yang ada di Riau terus menjalin komunikasi baik dengan Balai Diklat Padang.

Mahyudin mengaku seluruh kepala madrasah perlu mengikuti pelatihan penguatan kompetensi, karena ada persyaratan-persyaratan lain yang harus dipenuhi.

"Satu diantaranya kalau belum mengikuti pelatihan tidak boleh tandatangani ijazah," pungkas Kakanwil Kemenag Riau.

Sementara, Kakan Kemenag Rokan Hulu, Syahrudin, menerangkan Pelatihan Penguatan Kompetensi angkatan kedua ini diikuti 40 kepala madrasah.

"Ini sebagian besar adalah kepala madrasah swasta, ada satu orang saja kepala madrasah negeri yang tertinggal pada pelatihan angkatan pertama di Padang," jelas Syahrudin.

"Pelatihan ini digelar selama empat hari dengan durasi pelatihan 50 jam, dan akan ditutup hari Sabtu (14/11/2020)," tambahnya.

Syahrudin menuturkan materi pelatihan yaitu tentang kompetensi yang harus dimiliki seorang kepala madrasah, seperti kompetensi manajerial, kewirausahaan, dan ada beberapa kompetensi lain.

"Pelatihan ini juga sebagai bekal bagi mereka karena mulai tanggal 15 November 2020 akan diadakan assesment convention kepala madrasah se-Indonesia," kata Syahrudin, dan mengaku kompetensi merupakan agenda rutin empat tahunan Kemenag pusat.

Hasil kompetisi skala nasional, ungkap Syahrudin, nantinya akan ada pemetaan. Untuk nilai 0-25 seorang kepala madrasah dianggap berkembang, nilai 26-50 dianggap cakap, nilai 51-75 dianggap terampil, dan nilai 76-100 dianggap mahir.

Diakuinya lagi jumlah kepala madrasah di Kabupaten Rokan Hulu ada lebih 124 orang, dan semuanya belum pernah mengikuti ujian kompetensi.

Syahrudin berharap adanya pelatihan ini seluruh madrasah yang ada semakin baik sesuai slogan "Merasa Hebat Bermartabat", artinya madrasah harus mampu bersaing dengan sekolah umum dalam hal kualitas dan pengetahuan-pengetahuan lainnya.***(zal)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 


Berita Pendidikan lainnya..........
- Berita dan Video,
Hari Perdana Belajar Tatap Muka di Duri, Bengkalis Berjalan Lancar

- Uji Coba Belajar Tatap Muka Terbatas di Bengkalis Kelas VI, IX dan XII
- Sejumlah Sekolah di Bengkalis Lakukan Simulasi Belajar Tatap Muka
- Desember Lalu, NTP Riau Naik
- UNRI Umumkan Jadwal Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021
- Belajar Tatap Muka di Bengkalis Ditunda
- Pengendalian Pandemi Covid-19, Diskes Gencar Lakukan Promosi Kesehatan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com