Home > Politik >>
Berita Terhangat..
Ahad, 5 April 2020 21:54
Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau

Ahad, 5 April 2020 21:39
Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ahad, 5 April 2020 20:33
Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur

Ahad, 5 April 2020 16:12
Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas

Ahad, 5 April 2020 16:02
Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara

Ahad, 5 April 2020 15:43
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia

Ahad, 5 April 2020 12:54
Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona

Ahad, 5 April 2020 11:31
6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu

Ahad, 5 April 2020 11:28
Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini

Ahad, 5 April 2020 11:06
Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Juli 2018 14:30
Bupati Syamsuar Duduk di Samping Presiden Jokowi,
18 Bupati se-Indonesia Diundang Khusus ke Istana Kepresidenan Bogor


Presiden RI Joko Widodo mengundang 18 Bupati se-Indonesia, termasuk Bupati Siak Syamsuar. Dalam kesempatan itu, Syamsuar diberi posisi di samping Presiden.

Riautetkini-JAKARTA- Presiden RI Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi, mengundang 18 Bupati se-Indonesia termasuk Bupati Siak Syamsuar. Kamis (5/7/18), undangan khusus tersebut sebelum Puncak acara Apkasi XI dilaksanakan pada hari Jumat 6 Juli 2018 yang dipusatkan di Gedung ICE Tangerang Selatan, Banten. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syamsuar duduk disamping kanan Presiden Jokowi.

Dalam arahan Presiden Jokowi, menerangkan dihadapan Para Bupati, ‎pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah.selain itu juga,beliau menginginkan agar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota betul-betul satu garis lurus dalam menerapkan kebijakan Pusat serta saling bersinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten.

"Ini undangan khusus kepada Bapak Ibu Bupati, saya memang ingin mengundang dalam forum-forum yang lebih kecil seperti ini, sehingga lebih bebas untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan Pemerintahan di Daerah,Setiap kebijakan di Pemerintah Pusat harus bisa dikerjakan secara sinergi bersama-sama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten," terang Presiden Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menyampaikan hal yang berkaitan dengan Pertumbuhan Ekonomi. Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa situasi Ekonomi Dunia sekarang penuh dengan ketidakpastian dan sulit dikalkulasi.

"Saya kira Bapak Ibu Bupati juga merasakan betapa ketidakpastian Ekonomi dunia itu betul-betul sulit dikalkulasi dan sulit dihitung," jelas Presiden.

‎ ‎ Selain itu, Bupati Siak Syamsuar juga mengatakan, kegiatan yang dihadiri oleh 18 Bupati pada sore hari tersebut merupakan undangan khusus dari bapak Presiden. Selain sebagai menjalin silaturahmi bersama para Bupati yang hadir,juga bertujuan agar Pemerintah yaitu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten harus saling bersinergi.

"Hal tersebut tentunya agar dalam penerapan kebijakan yang telah dilakukan bisa berjalan dengan baik.sehingga bisa menuju peningkatan daya saing yang tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi maupun dalam peningkatan daya saing daerah dalam menghadapi revolusi industri," ujar Syamsuar yang juga Gubernur Riau terpilih.

‎ Ditambahkan Syamsuar, "Presiden menyampaikan arahan tentang peningkatan pertumbuhan ekonomi serta upaya menekan inflasi, meningkatkan daya saing daerah dalam menghadapi revolusi industri, seperti penggunaan robot.selain itu pula, kemajuan digitalisasi yang harus dihadapi oleh dunia secara global juga sebagai tantangan kedepan," tambahnya.

Daerah harus mampu menghadapi perubahan yang begitu cepat dengan berbagai inovasi,bukan bekerja seperti manual saja. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing, harus mampu meningkatkan investasi dan komoditas eksport.

disamping itu Presiden Joko Widodo berkenan menerima masukan dari berbagai daerah untuk suksesnya penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan pelaksanaan pembangunan Daerah.(rls/vila)

Loading...


Berita Politik lainnya..........
- DPRD Kuansing Sepakat  Pangkas Kegiatan untuk Penanganan Covid - 19
- Pilkada Serentak Ditunda, KPU Rekomendasi 3 Opsi
- Soal Anggaran Corona Rp300 M, FPAN DPRD Bengkalis Minta Hati-hati
- Terima Surat Komisi II DPR RI, KPU Kuansing Siap Tunda Pilkada 2020
- KPU Riau Gelar Rapat Khusus
- Sempat PDP, Seorang Anggota DPRD Kuansing Dipastikan Negatif Corona.
- Tanggulangi Covid-19, Khairul Umam Lepaskan Satgas PKS Bengkalis
- Sumbangan Anggota, Ketua DPRD Akan Serahkan Bantuan Penanganan COVID-19 di Inhil
- Ikut Putusan Pusat, KPU Pelalawan Tunda Tahapan Pilkada 2020
- Cegah Covid - 19, DPRD Bengkalis Gelar Jumpa Pers di Duri
- Ditunda, Pilkada Inhu 2020 Terdampak Pandemi Corona
- Ikut Putusan Pusat, KPU Kuansing Tunda Pilkada 2020
- Pandemi Corona Paksa Pilkada Serentak 2020 Ditunda
- Jelang Pilkada Bengkalis, Tomas Mandau Prihatin Politik Black Campaign jadi Andalan
- Pilkada Bengkalis,
Alot, Nasdem Survei Ulang Kasmarni dan Indra Gunawan Eet di Penjaringan Balon Bupati

- Bak Pilpres, Warga Duri Timur Taja Pilka RW
- Cegah Virus Corona, Ketua DPRD Riau Minta Pemprov Lockdown Keluar Masuk Perbatasan dengan Mancanegara
- Covid-19 Merebak, KPU Lanjutkan Tahapan Pilkada Serentak dengan Mekanisme Pengamanan
- Hindari Covid - 19, DPRD Kuansing Tunda Sejumlah Kegiatan
- Cegah Penyebaran Corona, Plt Sekwan Riau Ikuti Perintah Gubri Syamsuar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com